Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Petenis Reunion Raih Gelar Juara Tunggal Combiphar Tennis Open 2018

Petenis Reunion Raih Gelar Juara Tunggal Combiphar Tennis Open 2018
Senin, 30 Juli 2018 00:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petenis Quentin Robert (23 tahun) berhasil memboyong gelar juara tunggal Combiphar Tennis Open 2018, Minggu (29/7/2018) Pada laga final di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, petenis asal Reunion –sebuah kepulauan wilayah Perancis di Samudera Hindia dekat Madagaskar itu mengalahkan wakil Australia, Michael Look (30).

Peringkat tunggal ke-943 dunia itu menyelesaikan pertarungan rubber setdalam durasi dua jam 25 menit. Setelah kehilangan set pertama 5-7, Quentin mampu berbalik unggul dengan mengambil dua set berikutnya, 7-5 6-3.

"Saya gembira bisa memenangi partai final dan meraih gelar juara single ITF Men’s Future untuk pertama kali. Hasil ini menjadi batu loncatan yang sangat berharga untuk karir tenis berikutnya," tutur petenis yang dalam dua bulan ini mengikuti turnamen di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai juara tunggal seri pertama ITF Men’s Future berhadiah total 15.000 dollar AS itu, Quentin berhak mengemas tambahan 18 poin peringkat dan mengantongi 2160 dollar AS atau sekitar Rp 30 juta.

Sementara itu di arena yang sama telah bergulir laga babak kualifikasi nomor tunggal turnamen seri kedua Combiphar Tennis Open 2018. Sebanyak 64 petenis, 22 diantaranya berasal dari India, berjibaku untuk memperebutkan delapan tempat di babak utama yang bakal dimulai Selasa (1/8/2018).

Delapan wakil tuan rumah ikut berlaga di fase penyisihan, termasuk anggota skuad Pelatnas Asian Games, M. Rifqi Fitriadi dan David Agung Susanto. Sedangkan Justin Barki dan Anthony Susanto melenggang langsung ke main draw berbekal fasilitas wild Card.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww