Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
17 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
17 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
17 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
17 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
18 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Home  /  Berita  /  Riau

Bupati Ingin Imunisasi MR Sukses 100 Persen, Dewan Inhil Minta Dihentikan

Bupati Ingin Imunisasi MR Sukses 100 Persen, Dewan Inhil Minta Dihentikan
Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi
Rabu, 01 Agustus 2018 22:05 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Pro dan kontra imunisasi Campak/Measles Rubella (MR) di Inhil terjadi Senin (1/8/2018), dimana sebelum imunisasi secara massal dilakukan kepada seluruh pelajar tingkat SLTP,  Kementerian Agama (Kemenag) Inhil menjadi instansi pertama yang meminta imunisasi dipending terlebih dahulu.

Tidak hanya Kemenag Inhil, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil pun meminta agar proses Imunisasi untuk anak 9 bulan hingga 15 tahun itu dihentikan sementara.

Seperti yang ditegaskan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi, seharusnya Pemkab menunggu adanya Fatwa terbaru dari MUI terkait halal tidaknya vaksin yang digunakan.

"Yang dijadikan petunjuk Fatwa MUI nomor 4 tahun 2016, sedangkan ini sudah tahun 2018, makanya kita minta tunggu dulu ada Fatwa Halal dari MUI," tegasnya.

Secara kelembagaan, Komisi IV DPRD Inhil dikatakan Politisi Partai Demokrat itu akan memanggil seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan imunisasi ini.

Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, MUI Inhil, serta Kemanag Inhil.

Sementara itu, sejak kampanye Imunisasi MR digalakkan, Bupati Inhil, HM Wardan menyatakan bahwa program ini harus terlaksana 100 persen di Inhil, meskipun yang ditargetkan 95 persen

Untuk di Inhil, pelaksanaan kegiatan imunisasi massal MR sendiri adalah seluruh anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun yang berjumlah dengan sasaran lebih kurang 197.799 anak di Inhil. (adv)


wwwwww