Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Riau

Bupati Ingin Imunisasi MR Sukses 100 Persen, Dewan Inhil Minta Dihentikan

Bupati Ingin Imunisasi MR Sukses 100 Persen, Dewan Inhil Minta Dihentikan
Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi
Rabu, 01 Agustus 2018 22:05 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Pro dan kontra imunisasi Campak/Measles Rubella (MR) di Inhil terjadi Senin (1/8/2018), dimana sebelum imunisasi secara massal dilakukan kepada seluruh pelajar tingkat SLTP,  Kementerian Agama (Kemenag) Inhil menjadi instansi pertama yang meminta imunisasi dipending terlebih dahulu.

Tidak hanya Kemenag Inhil, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil pun meminta agar proses Imunisasi untuk anak 9 bulan hingga 15 tahun itu dihentikan sementara.

Seperti yang ditegaskan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi, seharusnya Pemkab menunggu adanya Fatwa terbaru dari MUI terkait halal tidaknya vaksin yang digunakan.

"Yang dijadikan petunjuk Fatwa MUI nomor 4 tahun 2016, sedangkan ini sudah tahun 2018, makanya kita minta tunggu dulu ada Fatwa Halal dari MUI," tegasnya.

Secara kelembagaan, Komisi IV DPRD Inhil dikatakan Politisi Partai Demokrat itu akan memanggil seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan imunisasi ini.

Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, MUI Inhil, serta Kemanag Inhil.

Sementara itu, sejak kampanye Imunisasi MR digalakkan, Bupati Inhil, HM Wardan menyatakan bahwa program ini harus terlaksana 100 persen di Inhil, meskipun yang ditargetkan 95 persen

Untuk di Inhil, pelaksanaan kegiatan imunisasi massal MR sendiri adalah seluruh anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun yang berjumlah dengan sasaran lebih kurang 197.799 anak di Inhil. (adv)

wwwwww