Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Badminton

Din Syamsuddin Bantah Dirinya Diutus ke Sumbar Terkait Polemik "Islam Nusantara"

Din Syamsuddin Bantah Dirinya Diutus ke Sumbar Terkait Polemik Islam Nusantara
Din Syamsuddin pada acara penunjukan dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden dalam Bidang Dialog dan Kerjasama Antaragama serta Peradaban oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10/2017).
Rabu, 01 Agustus 2018 13:00 WIB
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) Prof Din Syamsuddin mengatakan, bahwa ia tidak memiliki agenda ke Sumatera Barat (Sumbar) dalam waktu dekat.

Hal itu ia tegaskan terkait beredarnya pesan berantai (broadcast) di media sosial termasuk WhatsApp yang menyebut Din selaku Utusan Khusus Presiden (UKP) untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban diutus ke Sumbar, menyusul polemik istilah "Islam Nusantara" yang kembali ramai diperdebatkan.

Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan, bahwa tidak ada yang mengutusnya ke Sumbar.

"Bahwa saya diutus ke Sumbar adalah fitnah yang keji dan lebih kejam dari pembunuhan. Saya tidak diutus dan tidak akan diutus oleh siapa pun ke sana, dan saya tidak punya agenda ke Sumbar dalam waktu dekat ini,” tegasnya dalam rilis yang dilansir hidayatullah.com, Rabu (01/08/2018).

Menurutnya, terkait beredarnya pesan bahwa Din diutus ke Sumbar, "Hal itu sengaja dipolitisasi oleh kelompok yang punya kepentingan politik tertentu."

Soal "Islam Nusantara", ia menjelaskan, "Sikap dan pandangan saya tentang bagaimana menyikapi Islam Nusantara oleh NU adalah dalam konteks ukhuwah sesuai dengan Etika Ukhuwah Islamiyah yang sudah disepakati oleh Dewan Pertimbangan MUI."

"Silakan umat mau menerima atau tidak menerimanya, tapi jangan dipolitisasi," pungkasnya. ***

Editor:Arie RF
Sumber:hidayatullah.com
Kategori:PON, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww