Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Badminton

Kevin-Marcus Akhirnya Berhasil Lewati Laga Sengit

Kevin-Marcus Akhirnya Berhasil Lewati Laga Sengit
Kamis, 02 Agustus 2018 19:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NANJING - Pasangan nomor satu dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dipaksa kerja keras di babak kedua World Championships 2018. Pertarungan tiga game melawan Han Chengkai/Zhou Haodong (Tiongkok), akhirnya dimenangkan Kevin/Marcus dengan skor 18-21, 21-14, 21-18.

Laga ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Di game pertama, Kevin/Marcus bermain di bawah tekanan karena masih mencari formula terbaik untuk mengatasi kecepatan dan serangan tajam bertubi-tubi yang dihujankan Han/Zhou.

"Lawannya tidak mudah dimatikan, mereka fight nya luar biasa. Selain itu mereka mainnya nothing to lose banget, jadi tadi dapat speed nya dan jarang membuat kesalahan sendiri," kata Marcus.

"Kami merasa tidak tampil maksimal, belum bisa mengeluarkan seratus persen kemampuan kami. Tapi seharusnya besok kami main lebih baik karena hari ini sudah tanding cukup sengit," jelas Kevin.

Kevin/Marcus yang merupakan unggulan pertama, adalah ujung tombak tim Indonesia untuk meraih gelar. Kevin/Marcus tentunya juga mendambakan gelar juara dunia yang merupakan gelar bergengsi selain olimpiade.

"Tekanan pasti ada, namanya kan kejuaraan besar. Tetapi kami nggak mau memikirkan itu, jalani saja, nikmati permainan," tutur Marcus.

Sementara itu, pasangan Tiongkok mengaku cukup kaget mereka bisa memberikan perlawanan sengit kepada pasangan rangking satu dunia.

"Kami merasa sudah melakukan yang terbaik dan selalu menekan lawan, tapi mereka punya mental yang stabil selama pertandingan, mereka menunggu kami untuk melakukan kesalahan. Lawan memberikan kami tekanan dari segi kecepatan dan konsistensi. Kami masih kalah dari segi mental dan pengalaman," sebut Han/Zhou.

"Kami tidak menyangka bisa memberikan perlawanan sengit ke mereka. Sayangnya di saat-saat kritis, kami tegang, jadi banyak membuat kesalahan. Jika kami bertemu lagi dengan mereka, kami yakin bisa tampil lebih baik," ujar Zhou.

Saat berita ini diturunkan, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga telah memastikan tiket babak 16 besar setelah mengalahkan Jacco Arends/Ruben Jille (Belanda), dengan skor 21-15, 21-11.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww