Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
15 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Riau

12 Pejuang Lahirnya Provinsi Riau Terima Penghargaan pada Rapat Paripurna DPRD

12 Pejuang Lahirnya Provinsi Riau Terima Penghargaan pada Rapat Paripurna DPRD
Kamis, 09 Agustus 2018 13:33 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Hal itu pula yang menggerakan Pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan penghargaan kepada para pejuang yang telah bertungkuslumus untuk melahirkan Provinsi Riau yang terpisah dari Sumatera Tengah, 61 tahun lalu.

Sebagai bentuk penghargaan, 12 pejuang daerah yang telah berjasa bagi lahirnya Provinsi Riau menerima penghargaan pada rapat Paripurna dalam rangka memperingati HUT Provinsi Riau ke-61, Kamis (19/8/2018).

12 pejuang yang diwakilkan oleh ahli warisnya untuk menerima penghargaan itu, juga mewakili 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Adapun nama para pejuang yang layak menerima penghargaan di HUT Provinsi Riau ke-61 tersebut adalah, H. Abd. Hamid Yahya dari Kota Pekanbaru, Tengku Maharatu dari Siak Sri Indrapura, Tengku Gahzali dari Kampar, Tengku Ilyas dari Rokan Hulu, dan Datuk Zainal Abidin dari Rokan Hilir.

Kemudian, Tengku Muhammad dari Indragiri Hulu, Letkol H. Abdul Muis dari Kuansing, H. Bakar Oemar dari Kepulauan Meranti, selanjutnya Tengku Masdulhak dari Indragiri Hilir, Kolonel Polisi Purnawirawan Zalik Aris dari Bengkalis, dan Tengku Nazir Alwy dari Pelalawan.

Penghargaan diberikan langsung oleh pimpinan sidang, yakni Ketua DPRD Riau Septina Primawati, beserta Wakil DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, Sunaryo, dan Kordias Pasaribu, dan Gubernur Riau, Andi Rahman.

Teriring dengan penghargaan tersebut, Septina kepada seluruh undangan dan masyarakat Riau menghimbau agar selalu meniru langkah dan perjuangan para pejuang, sehingga terlahirnya Provinsi Riau yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan, dan tidak terprovokasi oleh pihak - pihak yang ingin memecah belah masyarakat. Karena pada dasarnya, masyarakat Riau adalah masyarakat yang mencintai kedamaian dan rasa tengang rasa dalam kehidupan kemasyarakatan. ***

wwwwww