Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
6 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Riau

60 Persen Kebutuhan Sapi Kurban di Pelalawan Dipasok dari Luar Provinsi

60 Persen Kebutuhan Sapi Kurban di Pelalawan Dipasok dari Luar Provinsi
Jum'at, 10 Agustus 2018 15:32 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Pelalawan, tidak hanya berasal dari peternak lokal. Kebutuhan sapi kurban, 60 persennya dipasok dari luar Provinsi Riau.

Data di Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pelalawan, kebutuhan sapi kurban didominasi dari luar daerah.

"Untuk pasokan sapi kurban, 30 persen berasal dari kabupaten, 10 persen luar kabupaten dan 60 dari luar Provinsi Riau," kata Kepala Disbunnak Pelalawan Mazlun melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jumat (10/8/2018).

Lanjut Asmedi, sedangkan Pasokan hewan kurban kerbau 50 persen berasal dari kabupaten, 30 persen luar kabupaten dan 20 persen luar provinsi.

"Kambing, 25 persen dalam kabupaten, 20 persen luar kabupaten dan 55 persen luar provinsi," jelasnya, kepada GoRiau.

Hewan kurban ini, kata Asmedi, berasal dari wilayah Kabupaten Pelalawan, juga didatangkan dari luar kabupaten dan luar Provinsi Riau. Hewan kuban dipasok oleh pedagang.

"Untuk luar provinsi seperti Sumatera Barat (Sumbar), Jambi dan Bandar Lampung. Namun yang dominan adalah Bandar Lampung," pungkasnya. ***

Kategori:Ekonomi, Riau, Voli, PON
wwwwww