Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Jembatan Penyeberangan Depan Pasar Sukaramai Makin Tua dan Rapuh tapi Belum Bisa Diperbaiki, Ini Penyebabnya

Jembatan Penyeberangan Depan Pasar Sukaramai Makin Tua dan Rapuh tapi Belum Bisa Diperbaiki, Ini Penyebabnya
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Pasar Sukaramai (internet)
Senin, 13 Agustus 2018 14:46 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Jembatan penyeberangan yang berada tepat di depan Pasar Sukaramai, Pekanbaru, Riau semakin tua, rapuh dan tak terawat. Namun meski sudah menyedihkan, jembatan itu tak juga ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Yang lebih membahayakan, jembatan itu berada di jalan protokol Pekanbaru dan menghubungkan dua pusat bisnis yaitu kawasan Sukaramai dan Mal Pekanbaru itu, juga dipasangi banyak baleho dan reklame tanpa ada upaya pihak reklame untuk melakukan perawatan.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Kendi Harahap ketika dikonfirmasi GoRiau.com, Senin, (13/8/2018) mengatakan, pihaknya belum bisa bertindak, karena kejelasan administrasi aset JPO yang ada di depan Ramayana tersebut belum selesai diproses.

Pihaknya sendiri masih menunggu untuk bertindak, yakni jika aset JPO Ramayana tersebut sudah dialihkan ke Dishub.

"Saat ini masih dalam proses administrasi. Aset JPO Ramayana inikan milik swasta, harus jelas dulu dimasukkan ke aset Pemko. Ketika sudah menjadi aset Pemko, harus diperjelas juga administrasinya dialihkan ke Dishub, sehingga kami bisa menindaknya atau bersama pihak ketiga," ujar Kendi.

"Kami juga berharap, kita bisa secepatnya melakukan perbaikan, dan kami juga tahu ini sangaat membahayakan. Kami mengerti, maka dari itu kita juga berharap prosesnya bisa segera diselesaikan, dan kita bisa segera perbaiki juga," pungkasnya. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww