Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Sekali Terbakar Sulit Dipadamkan, BPBD Riau Setiap Hari Pantau Karhutla di Desa Penyaguan Batang Gangsal Inhu

Sekali Terbakar Sulit Dipadamkan, BPBD Riau Setiap Hari Pantau Karhutla di Desa Penyaguan Batang Gangsal Inhu
Senin, 13 Agustus 2018 17:15 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Memadamkan kebakaran di lahan gambut memang tak semudah yang dibayangkan. Terlebih lagi jika gambut yang terbakar memiliki kedalaman yang cukup dalam,  sudah pasti akan membutuhkan usaha ekstra untuk memadamkannya.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan, bahwa pemadaman kebakaran yang menghanguskan belasan hektar lahan kosong milik masyarakat Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gangsal, Indragiri Hulu (Inhu) - Riau, itu sempat menyulitkan tim satgas karena kondisi gambutnya sangat tebal.

"Yang di Inhu sudah padam, sekarang kami upayakan agar jangan ada lagi karhutla di sana karena pemadamannya susah," kata Edwar di Pekanbaru, Senin (13/8/2018).

Pria yang juga mantan Pj Walikota Pekanbaru ini memastikan, pihaknya terus memantau kondisi lahan bekas terbakar tersebut.

"Alhamdulillah satgas tetap terus memantau perkembangan karhutla di setiap daerah, khususnya lahan yang rawan terbakar dan lahan bekas terbakar supaya tidak terbakar lagi," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww