Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Masalah Internal, Demo Driver GoCar ke Pemko 'Salah Alamat'

Masalah Internal, Demo Driver GoCar ke Pemko Salah Alamat
Senin, 13 Agustus 2018 16:10 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Demo puluhan mitra driver GoJek dari taksi daring (Gocar) nampaknya salah alamat, pasalnya, persoalannya masih dianggap masalah internal perusahaan dimana Pemko tidak bisa melakukan intervensi. Meski begitu, Pemko tetap akan berusaha melakukan mediasi.

Plt Kadishub Pekanbaru, Kendi Harahap mengatakan, pihaknya berjanji akan mengundang dan mengusahakan pihak PT GI agar datang ke Pekanbaru untuk melakukan mediasi kepada massa yang menolak pemotongan intensif diatas 50 persen.

"Kita tadi sudah melakukan mediasi, dan sesuai kesepakatan kami akan memanggil pihak Gojek Indonesia, kita usahakan secepatnya. Selain itu, tadi kami juga minta agar demonstran ini menyampaikan tuntutannya secara tertulis, agar dapat kita sampaikan kepada GI, nanti ketika GI menanggapi, maka tanggapan - tanggapan GI itu kita sampaikan kembali kepada perwakilan demonstran," ujar Kendi, Senin, (13/8/2018) seusai bermediasi dengan perwakilan aksi di ruang rapat walikota Pekanbaru.

"Setelah kita mendengar suara demonstran, kita dengar juga suara dari pihak GI, nanti kita cari titik temunya," tambahnya.

Kendi menambahkan, pihaknya sebagai Pemko tidak dapat mengintervensi atau mencampuri persoalan massa aksi ini, karena tuntutan para aksi merupakan persoalan internal perusahaan swasta tersebut. Namun, dikarenakan massa itu juga warga Pekanbaru, maka Pemko dalam hal ini Dishub Pekanbaru akan berperan sebaik mungkin sebagai mediator kedua pihak, yakni pihak Manajemen Gojek dan driver Gocar yang unjuk rasa.

"Ini sebenarnya adalah permasalahan internal, GoCar inikan mitranya GoJek, jadi kita juga tidak punya wewenang untuk mengintervensi pihak perusahaan. Akan tetapi, karena driver ini warga kita juga, maka Pemko bertindak sebagai orang tua yang memfasilitasi agar terdapat solusi dan titik temu atas tuntutan para driver," terangnya.

Sementara itu, meski kesepakatan final dan jawaban pasti atas tuntutan massa aksi belum mendapatkan kepastian, puluhan massa yang sempat menutup sebagian jalan Sudirman, tepat didepan Kantor Walikota akhirnya membubarkan diri dengan tenang, seusai mendapat jawaban tersebut dalam mediasi ini.

Adapun Kendi mengatakan sebelumnya pihaknya sudah pernah memanggil Gojek Indonesia, namun panggilan itu belum dipenuhi. Kendi berharap pihak Gojek Indonesia dapat beritikad baik untuk menyelesaikan persoalan para mitra drivernya ini (massa aksi Gocar, red) dan bersedia untuk berkunjung ke Pemko dalam upaya melakukan mediasi bersama massa. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww