Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Hari Ini, Kejari Pekanbaru Limpahkan Berkas Dua Tersangka Korupsi Gedung FISIP Universitas Riau

Hari Ini, Kejari Pekanbaru Limpahkan Berkas Dua Tersangka Korupsi Gedung FISIP Universitas Riau
Senin, 13 Agustus 2018 15:32 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekanbaru, hari ini Senin (13/8/2018) akan melimpahkan berkas dua tersangka HS dan RW terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri).

"Penyidikannya sudah rampung dan hari ini mau kita limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru," kata Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo saat dikonfirmasi GoRiau.com melalui selularnya, Senin siang.

Tersangka HS sendiri merupakan mantan Pembantu Dekan (Pudek) II FISIP Unri, sedangkan RW merupakan rekanan atau pihak swasta yang mendapat proyek pembangunan gedung FISIP Unri tersebut.

Selama proses penyidikan, kedua tersangka ditahan di dua tempat berbeda, untuk HS ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kota Pekanbaru, sementara tersangka RW ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Untuk kasus Tipikor gedung FISIP Unri ini, Sri Odit melanjutkan, pihaknya sudah menyiapkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Hari ini kita limpahkan, untuk jadwal sidangnya, tujuh hari setelah pelimpahan, menunggu keputusan Ketua PN Pekanbaru," imbuhnya.

Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung FISIP Unri ini sendiri terjadi tahun 2012 silam, bermula dari pelaksanaan proses lelang yang gagal dua kali hingga panitia melakukan penunjukan langsung untuk pelaksana kegiatan.

Namun, dalam proses pengerjaan pembangunan gedung FISIP Unri hingga akhir bulan Desember 2012, penyelesaian pembangunan baru sampai tahap 60 persen. Tetapi, proses pencairan dana sudah sampai 100 persen. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww