Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
17 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Chef de Mission Larang Atlet Ikut Acara Pembukaan

Chef de Mission Larang Atlet Ikut Acara Pembukaan
Manajer Tim Gulat Indonesia, Gusti Randa dan Ketua Umum PB PGSI, Trimedya Panjaitan.(Azhari/GoNews.co)
Sabtu, 18 Agustus 2018 01:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional Gulat Asian Games Indonesia untuk kedua kalinya latihan di matras, Jumat (17/8/2018). Latihan diikuti 18 pegulat disertai empat pelatihnya.

"So far so good, kondisi anak-anak baik," ujar Gusti Randa, Manajer Tim Gulat Indonesia, Jumat (17/8/2018).

Ke-18 pegulat nasional kembali mendatangi venue training di lantai 6 JIExpo Kemayoran, tak jauh dari Athlete Village yang ditempati timnas gulat sejak Jumat pagi. Latihan di JIExpo juga sudah dilakukan sehari sebelumnya, Kamis (16/8/2018).

Gusti Randa menyebutkan, latihan masih akan dijalani Sabtu (18/8) pagi. Malam harinya, untuk acara pembukaan, para pegulat yang akan bertanding pada hari pertama kompetisi, Minggu (19/8/2018), tidak diikutkan. 

"Sesuai instruksi dari Chef de Mission (CdM), pak Syafruddin, pegulat yang bertanding hari Minggu tidak diperkenankan mengikuti acara pembukaan. Lebih baik istirahat agar bisa lebih fresh saat tampil," ujarnya.

Ada lima kelas yang dipertandingkan di hari pertama kompetisi gulat ini, yakni Eko Roni Syahputra di kelas 57 kg, Ardiansyah Darmansyah di kelas 65 kg, Rizky Darmawan di kelas 74 kg, Fakhriansyah di kelas 86 kg, dan Ronald Lumban Toruan di kelas 97 kg.

"Semuanya di Gaya Bebas putra," terang Gusti Randa. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww