Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
23 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
17 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Ustad Abdul Somad: Jangankan Tim Kampanye, Diminta Jadi Wapres Saja Saya Tak Mau

Ustad Abdul Somad: Jangankan Tim Kampanye, Diminta Jadi Wapres Saja Saya Tak Mau
Ustaz Abdul Somad saat diterima Walikota Lhokseumawe di Pendopo Kota. (Muslikhin/GoNews.co)
Minggu, 19 Agustus 2018 14:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
LHOKSEUMAWE - Meskipun sudah menerima pendaftara dua pasang calon Presiden dan Wakil Presiden, yakni Joko Widodo-KH Maruf Amin (Jokowi-Maruf) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (PAS), pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan dua pasangan bakal Calon Presiden (Capres) dan bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) menjadi peserta Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Walupun pihak KPU belum ada memutusan kedua pasangan itu lolos menjadi peserta Pilpres 2019, saat ini telah beredar deratan nama yang disebut-sebut sebagai bjuru kampanye (jurkam), baik ke kubu Jokowi maupun Prabowo.

Di kubu Prabowo -Sandiaga sendiri beberapa hari terakhir dihebohkan dengan munculnya daftar para jurkam dan tim sukses.

Bahkan, dari daftar itu terlihat sejumlah nama dengan berbagai latar belakang. Seperti nama mantan Presiden dua periode, seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ada juga pimpinan partai politik seperti Sohibul Imam (Presiden PKS), Zukifli Hasan (Ketua Umum PAN), SBY (Ketua Umum Partai Demokrat), dan Amien Rais (Ketua Dewan Kehormatan PAN).

Ada juga sejumlah tokoh; mantan menteri seperti Rizal Ramli, Fuad Bawazir, Yunus Yosfiah, dan Syarwan Hamid; pengusaha seperti Aksa Mahmud; dan musisi Rhoma Irama.

Dalam daftar itu, sejumlah utstaz atau ulama seperti Aa Gym, KH Arifin Ilham, Habib Riziek Shihab, Bachtiar Nasir, dan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Terkait daftar nama di atas, UAS yang hari ini menjadi penceramah dalam tablig akbar di Lhokseumawe Aceh, membantah namanya masuk dalam daftar jurkam maupun timses.

"Dalam daftar nama-nama yang diberi judul jurkam dan memasukkan nama saya, itu adalah hoax (informasi tidak benar, bohong, atau palsu)," ujar UAS saat dijumpai GoNews.co, Minggu (19/8/2018) di Pendopo Walikota Lhokseumawe.

Bahkan kata UAS, jangankan menjadi tim sukses atau jurkam. Jabatan lebih tinggi pun ia tolak.

"Wapres saja saya tolak kan," tandasnya.

Namun demikian kata Ustaz Abdul Somad, dirinya berharap kedua paslon nantinya berkompentensi secara sportif dan tidak mengadu domba umat.

"Ini momen mencari pemimpin yang amanah, diridhoi Allah, dan tentunya bisa berbuat adil kepada masyarakat. Maka berikanlah contoh berpolitik yang baik ke masyarakat. Jangan dikotori dengan Black campaign maupun adu domba agama terutama umat Islam," pesannya. ***

wwwwww