Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Puluhan Miliar Ngendap, Dewan Desak DPKAD Pelalawan Merilis Nama-nama Perusahaan Penunggak PPJ Non PLN

Puluhan Miliar Ngendap, Dewan Desak DPKAD Pelalawan Merilis Nama-nama Perusahaan Penunggak PPJ Non PLN
Senin, 20 Agustus 2018 22:28 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Pelalawan diminta berupaya maksimal mengupayakan penagihan tunggakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) non PLN.

Sampai saat ini, belasan perusahaan yang beroperasi di Pelalawan belum melunasi PPJ non PLN ke Pemerintah Daerah (Pemda), baik perusahaan kecil maupun besar.

Jumlah tagihan terbesar mencapai Rp 43 miliar, tunggakan bervariasi mulai dari tiga bulan hingga setahun mulai dari 2016 dan 2017.

"Kita minta DPKAD terus mengejar perusahaan-perusahaan penunggak PPJ non PLN ini," tegas Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Habibi Hapri, Senin (20/8/2018).

Kesal atas sikap sejumlah perusahaan yang tak kunjung menyelesaikan kewajibbanya, DPKAD didesak segera merilis nama-nama perusahaan penunggak PPJ non PLN.

"Pajak ini harus transparan. Jadi, kita desak Pemda melalui DPKAD agar membuka data perusahaan penunggak pajak ini," tandasnya.

Politisi PAN ini meminta DPKAD untuk membeberkan juga jumlah tunggakan setiap perusahaan. Perusahaan penunggak PPJ non PLN dinilai tak niat baik menyelesaikan pembayaran.

"Buka saja datanya, karena memang tak ada niat baik pihak perusahaam. Jadi buka saja, perusahaan ini berapa, perusahaan itu berapa buka saja," ucapnya, kepada GoRiau. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww