Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Waterpark Milik Labersa di Duri Masih Tersangkut Sanksi Administrasi dan Izin Operasional

Waterpark Milik Labersa di Duri Masih Tersangkut Sanksi Administrasi dan Izin Operasional
Senin, 20 Agustus 2018 12:52 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DURI - Waterpark milik Labersa, yaitu yang terletak di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, masih tersangkut sanksi administrasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Izin Operasional dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkalis.

Waterpark Harationica yang rencananya akan soft opening 25 Agustus 2018 mendatang terkesan dipaksakan oleh pihak manajemen. Karena izin operasional dan sanksi administrasi yang belum selesai hingga saat ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Arman AA saat dikonfirmasi GoRiau.com, Senin (20/8/2018) membenarkan, bahwa waterpark Harationica masih tersangkut sanksi administrasi dari Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis.

"Sampai saat ini memang masih setengah yang sudah dilaksanakan dari beberapa item sanksi yang harus dilaksanakan pihak Waterpark Harationica. Ini kan tergantung niat baik dari pihak Harationica," kata Arman.

Arman pun menyayangkan sanksi administrasi yang belum diselesaikan pihak waterpark Harationica sepenuhnya. Dirinya juga mengingatkan agar pihak Waterpark Harationica menyelesaikan sanksi administrasi ini secara cepat.

"Apalagi pihak waterpark mau soft opening dalam waktu dekat ini. Sanksi Administrasi dari Lingkungan Hidup segera diselesaikan," ujar Arman.

Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkalis, Basuki menjelaskan juga sampai saat ini izin operasional Waterpark Harationica masih belum keluar.

"Kita harapkan sebelum soft opening, segala kebutuhan perizinan dan sanksi sebaiknya diselesaikan pihak manajemen Waterpark Harationica," jelas Basuki.

Rencana pembukaan Waterpark Harationica yang belum mengantongi izin operasional dari DPMPTSP dan masih tersangkut sanksi administrasi dari Dinas Lingkungan Hidup, akan dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin. ***

Kategori:Voli, Riau, Olympic
wwwwww