Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Greysia/Apriyani Tambah Keunggulan Indonesia 2-0

Greysia/Apriyani Tambah Keunggulan Indonesia 2-0
Senin, 20 Agustus 2018 13:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim putri Indonesia sementara unggul 2-0 atas tim Korea pada babak perempatfinal bulutangkis beregu putri Asian Games 2018. Poin kedua disumbangkan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mengalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan, dengan skor 21-18, 21-17.

Indonesia mendapat poin pertama dari Gregoria Mariska Tunjung yang mengalahkan Sung Ji Hyun, dengan skor 21-13, 8-21, 21-18.

Pertandingan sudah berlangsung sengit sejak game pertama. Greysia/Apriyani yang awalnya unggul, sempat terkejar oleh Lee/Shin. Namun Greysia/Apriyani terus menekan pertahanan lawan dengan serangan bertubi-tubi. Saat angka kritis pada kedudukan imbang 17-17, Greysia/Apriyani sampai jatuh bangun mengembalikan bola.

Di awal game kedua, Greysia/Apriyani balik dalam tekanan lawan. Mereka tertinggal 7-11 di interval game kedua. Greysia/Apriyani tetap gigih mengejar, mereka akhirnya menyamakan kedudukan 13-13. Saat berhasil membalikkan keunggulan pada posisi 15-14, Greysia/Apriyani semakin tak dapat dikendalikan, mereka mengambil alih kontrol permainan.

"Sudah biasa kalau lawan mereka memang selalu berlangsung dengan ketat, otomatis kami lebih siap. Yang kami pikirkan cuma kami bisa menyumbang satu poin saja untuk Indonesia," kata Greysia usai pertandingan.

"Tadi kami cuma mencoba untuk mengengalikan tempo permainan, lebih tenang lagi," tambah Greysia.

"Kemenangan Gregoria di partai pertama memberi pengaruh positif buat saya dak kak Greys, jadinya kami lebih yakin. Tadi pelatih menginstruksikan agar rotasi berjalan di lapangan, pola mainnya dijaga, dan supaya kami lebih tenang lagi," ungkap Apriyani. 

Tim putri Indonesia butuh satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket babak semifinal sekaligus mendapat medali perunggu. Namun Greysia/Apriyani tak ingin sesumbar mengenai keunggulan timnya saat ini, karena masih ada satu poin lagi yang perlu diperjuangkan.

"Kami tidak mau ngomong, tapi mau melakukan aja, laksanakan tugas. Saya yakin kemenangan ini akan berpengaruh ke partai ketiga. Gregoria sudah mengemban tugas, kami belum bisa ngomong optimis banget atau negatif banget," ujar Greysia. ***

wwwwww