Muncul Spanduk Penolakan Parit PT MUP Tembus ke Sungai Segati
![]() |
| Spanduk penolakan warga atas parit PT MUP yang ditembuskan ke Sungai Segati, Selasa (21/8^2018). |
Penulis: Farikhin
Spanduk penolakan tersebut dipasang diatas parit perusahaan yang tembus ke Sungai Segati.
Isi dalam spanduk itu bertuliskan "kami masyarakat nelayan Desa Segati menuntut parit PT MUP yang tembus ke sungai agar segera ditutup".
Informasi yang diperoleh GoRiau, Selasa (21/8/2018), sejak awal masyarakat keberatan parit kebun perusahaan yang ditembuskan ke sungai.
Kondisi ini berakibat menurunnya hasil tangkapan nelayan pencari ikan di Sungai Segati, sebagai sumber mata pencaharian.
"Beberapa waktu terakhir ini, hasil tangkapan ikan kami sangat jauh turun," ungkap salah seorang warga, meminta namanya tidak ditulis.
Menurutnya, banyak parit kebun sawit milik perusahaan yang sengaja ditembuskan ke Sungai Segati, tempat nelayan Desa Segati mencari ikan.
"Sejak dari awal masyarakat keberatan dengan parit kebun perusahaan yang ditembuskan ke sungai. Jumlah paritnya cukup banyak, sepanjang sungai ini," bebernya.
Menurut warga ini, kondisi tersebut jelas berpotensi mengurangi hasil tangkapan nelayan. Para nelayan menyesalkan, hingga sekarang pihak perusahaan belum menutup parit-parit yang tembus ke sungai.
"Masyarakat keberatan dengan adanya parit kebun perusahaan, kami minta perusahan menutup parit-parit ini," tegas warga, yang didukung masyarakat lainnya. ***













