Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton
Catatan Asian Games 2018

Peluang Indonesia Menambah Perolehan Emas Cukup Terbuka

Peluang Indonesia Menambah Perolehan Emas Cukup Terbuka
INASGOC
Selasa, 21 Agustus 2018 03:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PELUANG Kontingen Indonesia menambah perolehan medali emas untuk menembus 10 besar Asia cukup terbuka pada Asian Games XVIII yang digelar di Jakarta - Palembang, 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Kenapa demikian? Baru dua hari pelaksanaan pesta olahraga negara Asia itu, Kontingen Merah Putih sudah mengoleksi 4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Jumlah medali emas yang diraih ini sudah menyamai pada Asian Games Incheon, Korea Selatan 2014 dimana Indonesia meraih 4 emas. 

Yang lebih mengejutkan, cabang balap sepeda mampu membuat kejutan dengan menyumbang dua medali emas dari nomor downhill lewat Tiara Andini dan Khoiful Mukhtib. 

Begitu juga dengan taekwondo yang empat tahun lalu tidak menyumbang medali namun kali ini telah mengoleksi satu emas lewat Defia. Sementara wushu belum membuat kejutan dan baru menyamai perolehan satu medali emas lewat Lindswell Kwok. 

Ya, penambahan perolehan emas masih terbuka lebar apalagi penyelenggaraan Asian Games masih panjang dimana beberapa cabang unggulan pun masih belum dimainkan atau belum memasuki babak final. 

Sebut saja bulutangkis. Pada Asian Games Incheon, Korea Selatan 2014, bulutangkis yang menyumbang dua dari empat medali emas bagi Kontingen Indonesia. Belum lagi cabang olahraga angkat besi yang baru akan menampilkan lifter andalan Eko Yuli Irawan, Selasa (21/8/2018). Begitu juga wushu, panahan, karate, boling, pencak silat dan balap sepeda yang juga menjadi unggulan. 

Mari kita tunggu perjuangan atlet Indonesia untuk bisa menjadi yang terbaik. Apalagi, pemerintah menyediakan bonus cukup.menggiurkan untuk medali emas sebesar Rp1,5 miliar. Belum lagi beberapa induk organisasi juga menjanjikan bonus spektakuler dari mulai mobil hingga uang sebesar Rp1 miliar seperti yang dijanjikan PB ISSI yang dipimpin Raja Sapta Oktohari dan PP PGSI pimpinan Trimedya Panjaitan. *

wwwwww