Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

ISSI Dapat Penghargaan OCA Atas Prestasi Balap Sepeda Indonesia

ISSI Dapat Penghargaan OCA Atas Prestasi Balap Sepeda Indonesia
Minggu, 26 Agustus 2018 15:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA- Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) mendapatkan penghargaan dari President Olympic Council of Asia (OCA) Shaikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah karena prestasi balap sepeda di ajang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

"Hari ini saya diundang Shaikh Ahmed untuk diberi penghargaan atas prestasi Indonesia di Asian Games 2018, yang sejauh ini meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu, ada kemungkinan bertambah lagi," kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari di Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu (25/8/2018).

Pada awalnya menurut dia, dirinya tidak tahu akan diberikan penghargaan oleh OCA namun capaian itu membuktikan balap sepeda Indonesia kembali bangkit setelah 56 tahun.

Menurut dia, Shaikh Ahmed mengatakan penghargaan itu diberikan khusus bagi Indonesia karena setelah 56 tahun prestasi balap sepeda Indonesia "tenggelam", saat ini Indonesia membuktikan diri mampu berprestasi.

"Saya bertemu Shaikh Ahmed bersama Presiden Asian Cycling Confederation Osama Al Shafar karena aktif dengan penyelenggaraan berbagai event. Lalu Shaikh Ahmed mengatakan ada penghargaan khusus untuk Indonesia, karena setelah 56 tahun, Indonesia kembali aktif," ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Okto itu mengatakan raihan yang diperoleh atlet balap sepeda Indonesia merupakan hasil kerja keras semua pihak yaitu kerja super tim.

Menurut dia, prestasi yang diraih atlet balap sepeda bukan "by accident" namun "by design" yaitu ISSI membuat berbagai program untuk mendukung para atlet bisa berprestasi.

"Semua fase latihan diikuti para atlet, karena balap sepeda merupakan olahraga terukur maka latihan yang dilakukannya pun terukur sehingga capaiannya terukur," katanya.

Okto mengatakan sejak dirinya menjadi Ketu ISSI, ada enam program yang tidak boleh dilewatkan untuk dikembangkan yaitu atlet, pelatih, "commision", "event", "vanue", dan administrasi organisasi.

wwwwww