Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
22 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
16 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Libertus Gagal Ikuti Jejak Mario

Libertus Gagal Ikuti Jejak Mario
Senin, 27 Agustus 2018 18:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Petinju Indonesia Libertus Gha gagal mengikuti jejak Mario Blasius Kali yang lebih dulu meraih tiket ke perempat final. Tampil di kelas Welter Ringan, Libertus harus mengakui ketangguhan petinju Jepang, Daisuke Narimatsu dalam pertandingan babak perdelapan final di Hall C Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).

Dari mulai ronde pertama hingga ketiga, Libertus mengalami kesulitan untuk melepaskan pukulan karena Daisuke Narimatsu tidak mau dipaksa bertarung dalam jarak pendek. Sebaliknya, Daisuke dengan leluasa melepaskan pukulan untuk meraih poin.

“Saya sudah berulangkali mengurungnya tetapi dia dengan cepat menghindar. Staretegi bertarung dalam jarak pendek yang diinstruksikan pelatih tidak bisa terealisasi,” kata Libertus.

Di pertandingan ini, Libertus terlihat banyak melepaskan pukulan yang tidak mengenai sasaran. Bahkan, dia mengakui kesulitan mengatasi lawannya yang selalu menghindar.“Saya akui Daisuke itu memang lebih bagus karena pengalaman bertandingnya lebih banyak,” katanya.

Pelatih Tim Tinju Indonesia, Danny Hitahiri juga mengakui Libertus mengalami kesulitan mengatasi gaya bertinju Daisuke Narimatsu. “Ya, Libertus memang kalah jam terbang. Lawan tidak terpancing dengan strategi LIbertus yang memaksanya bertarung dalam jarak pendek,:” ujarnya.

wwwwww