Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Gara-gara Angkat Tema Persekusi 2019GantiPresiden, ILC Dibatalkan

Gara-gara Angkat Tema Persekusi 2019GantiPresiden, ILC Dibatalkan
ILC tvOne. (istimewa)
Rabu, 29 Agustus 2018 01:01 WIB
JAKARTA - Selasa (2/8/2018) malam, acara TV One Indonesia Lawyers Club (ILC) batal ditayangkan. Acara yang dipandu oleh Karni Ilyas itu diketahui hendak mengangkat tema soal 'Persekusi di Negeri Demokrasi'.

Pembatalan tayangan ILC itu disampaikan melalui akun Twitter @ILC_tvOnenews.

Pembatalan acara tersebut rupanya mengundang sejumlah tokoh untuk berkomentar. Di antaranya adalah Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon hingga akademisi Rocky Gerung.

Bagaimana kisah selengkapnya? Mari kita simak. Melalui akun Twitter resmi, pihak ILC mengumumkan kepada pemirsa setianya bahwa acara tersebut batal ditayangkan malam ini.

Pihak ILC mengatakan terhalang permasalahan teknis. "Kepada pemirsa setia ILC, MOHON MAAF dikarenakan adanya kendala teknis kami sampaikan bawah hari ini, 28 Agustus 2018 untuk sementar #ILCTidakRTayangLive," tulis pihak ILC.

Berdasarkan pengumuman itu, pihak ILC tidak menjelaskan kapan acara diskusi tersebut kembali ditayangkan secara langsung.

Untuk mengobati rasa kecewaan penggemar setianya, pihak ILC akan menayangkan tayangan ulang #ILCPerangSosmed.

"Sebagai pengganti, malam ini pukul 20.00 WIB (21.00 WITA) kami tayangakan kembali #ILCPerangSocmed selamat menyaksikan," tulis pihak ILC.

Pengumuman pembatalan tayang yang diunggah sekitar beberapa jam lalu itu ramai diperbincangkan. Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon menyatakan kekhatiwarannya soal pembatalan tersebut.

Ia mengira pembatalan tersebut mungkin saja dikarenakan aksi persekusi yang dilakukan oleh penguasa melalui telepon.

Ntah penguasa mana yang dimaksud oleh Fadli Zon. "Wah jangan-jangan ILC dipersekusi juga via telepon penguasa," tulis Fadli Zon.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon melalui media sosial, twitter. Tak hanya itu Fadli Zon juga mengaku dirinya sempat dihubungi pihak ILC untuk hadir sebagai narasumber. "Semalem saya dihubungi jadi salah satu narsum. #rezimpanik," tulis Fadli Zon.

Pembatalan tayang ILC juga dikometari oleh akademisi Rocky Gerung. Melalui akun Twitternya Rocky Gerung me-rettwet pengumuman pembatalan tersebut.

Tak hanya itu Rocky Gerung juga menyindir soal tagar 2019 Ganti Presiden pada cuitannya yang selanjutnya. "#2019GantiPresiden #2019DiaTakutDiganti #KarenaKendalaTeknis

"The bull must be taken by the horns" Pemirsa, kita rehat sebentar." tulis Rocky Gerung.

Diberitakan sebelummnya Rocky Gerung sempat dihardik dengan kata tak pantas oleh seorang warganet. Hal tersebut bermula ketika Rocky Gerung menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyers Club tvOne dengan tema Pilpres 2019: Mega Versus SBY, pada Selasa (31/7/2018).

Rocky Gerung memberikan komentar pedas soal Megawati dan presiden Jokowi. Malam itu Rocky Gerung mengungkapkan apabila dirinya melihat ada upaya manipulasi opini dari dua kubu yang hadir (oposisi dan pemerintah).

"Orang bertanya, kenapa Pak Jokowi tidak bisa menentukan wakil presidennya, kan begitu, berbulan-bulan, padahal dia sebut saja juara bertahan". ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww