Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Langkah Tim Bolavoli Putra Indonesia Terhenti Di Perempatfinal

Langkah Tim Bolavoli Putra Indonesia Terhenti Di Perempatfinal
INASGOC
Rabu, 29 Agustus 2018 00:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Langkah Tim Bolavoli putra Indonesia terhenti. Dalam petandingan perempatfinal di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (28/8/2018), Indonesia harus mengakui ketangguhan Korea Selatan 0-3 (22-25, 18-25, 18-25).

Indonesia yang dalam fase 12 besar mengalahkan Thailand langsung berupaya menahan serangan Korea Selatan yang gencar pada awal set pertama. Kombinasi serangan yang sulit diantisipasi Mahfud Nurcahyadi dan kawan-kawan itu membuat tim asuhan Kim Hochul sempat unggul 10-8.

Buruknya pertahanan Indonesia, membuat Korea Selatan tercatat mencatatkan 13 spike, untuk memimpin 16-14, sebelum "technical time out" yang kedua. Perolehan angka Korea Selatan tetap tidak terkejar oleh Indonesia, hingga akhirnya Sungmin Moon dan kawan-kawan mengakhiri set pertama 25-22.

Pada awal set kedua, koordinasi bertahan tim asuhan Samsul Jais yang buruk, membuat Korea Selatan langsung melesat 8-2, berkat tujuh spike yang dilancarkan. Keunggulan Korea Selatan ini terus dipertahankan 16-11 dan setelahnya tim negeri gingseng terus melesat hingga kedudukan 20-14.

Penyebab unggulnya Korea Selatan, tidak hanya blok yang buruk, karena spike dari Rivan Nurmulki maupun Rendy Tamamilang kali ini tidak berdaya menghadapi rapat pertahanan lawan.

Dengan kondisi ini, Korea Selatan langsung mengakhiri set kedua 25-18, setelah serangan Sungmin Moon tidak mampu dihadang dengan baik oleh Zulfi Hernanda.

Jung Jiseok dan kawan-kawan yang sudah mencium aroma kemenangan tidak mengendurkan serangan pada awal set ketiga dan unggul 12-6. Korea Selatan terus memimpin 20-14, setelah pengembalian bola Sungmin Moon jatuh ke bidang lapangan lawan yang kosong.

Mimpi Indonesia untuk melaju ke semifinal harus terkubur di hadapan ribuan fans yang memadati Tennis Indoor, setelah Korea Selatan merebut set ketiga 25-18.

Dengan kemenangan ini, maka Korea Selatan dipastikan berlaga di semifinal untuk meladeni tantangan Chinese Taipei.

wwwwww