Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Masuk Pemukiman, Seekor Harimau Ditembak dengan Bius di Lubuk Kilangan Padang

Masuk Pemukiman, Seekor Harimau Ditembak dengan Bius di Lubuk Kilangan Padang
Petugas BKSDA Sumbar tangkap Harimau Sumatera di Padang. (foto: viva.co.id)
Rabu, 29 Agustus 2018 13:03 WIB
PADANG - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menangkap seekor harimau yang muncul ke permukiman warga di daerah Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/8/2018) malam.

Sebelum ditangkap, harimau tersebut terlebih dahulu dilumpuhkan dengan tembakan bius.

"Setelah mendapat telepon dari warga yang melihat kemunculan harimau tersebut, kami langsung meluncur ke lokasi. Kami sempat melakukan pengintaian selama 15 menit sebelum menangkap," ujar Kasat Polhut BKSDA Sumbar Zulmi Gusrul, Selasa (28/8/2018) seperti diberitakan kompas.com.

Menurut dia, usia harimau tersebut diperkirakan sekitar dua tahun dan berjenis kelamin jantan. Harimau tersebut, lanjutnya, diduga muncul ke pemukiman warga untuk mencari mangsa.

"Kemungkinan harimau tersebut sudah dipisahkan oleh induknya untuk mandiri dan mencari mangsa sendiri," katanya.

Zulmi mengimbau masyarakat agar tidak membuat ladang yang terlalu dekat ke hutan tempat habitat harimau tersebut. Hal ini dilakukan agar habitat harimau tidak terganggu.

"Untuk berapa jumlah harimau tersebut, kami tidak mengetahui karena kami belum melakukan survei," ujarnya.

Menurut Zulmi, harimau yang ditangkap ini akan dilakukan pengecekan. Jika kondisinya sehat akan dikembalikan ke habitatnya. Namun jika kondisinya sakit akan dilakukan perawatan. ***

Editor:Arie RF
Sumber:Kompas.com
Kategori:Sumatera Barat, Olympic, Badminton
wwwwww