Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
23 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
23 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
15 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
4
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
14 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
5
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
6
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
13 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Asian Games 2018

Soft Tenis Sumbang Satu Perak dan Dua Perunggu

Soft Tenis Sumbang Satu Perak dan Dua Perunggu
Dwi Rahayu Pitri
Kamis, 30 Agustus 2018 01:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Tim Soft Tenis Indonesia bisa bernapas lega setelah berhasil menyumbang sekeping medali perak dan dua perunggu di Jakabaring Tennis Center Palembang, Rabu (29/8/2018). Raihan tiga medali itu berasal dari nomor tunggal putra dan putri

Andalan Indonesia, Alexander Elbert Sie harus puas hanya berkalung medali perak setelah kalah di final tunggal putra. Elbert yang mengalahkan rekan senegara, Prima Simpatiaji di semi final terpaksa mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Kim Jinwoong pada pertandingan puncak. Elbert kalah dalam laga yang berakhir dengan skor 2-4.

“Menyesal pasti, karena peluang untuk menang sebetulnya cukup terbuka. Namun apapun, ini sudak merupakan kehendak-Nya karena lawan juga bermain sangat bagus di final tadi,” ucap Elbert usai laga final.

Pada nomor tunggal putri, Indonesia juga berhasil meraih sekeping perunggu dari ayunan raket Dwi Rahayu Pitri. Pemain yang karib disapa Ayang itu kandas di semi final, terganjal di tangan Cheng Chuling dari Taiwan. Ayang kalah dengan kedudukan akhir 2-4.

Raihan satu perak dan dua perunggu ini telah lebih baik dari pencapaian empat tahun silam. Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Ketika itu Edi Kusdaryanto meraih perak tunggal putra dan duet Prima Simpatiaji/Maya Rosa menyabet perunggu.

“Kami mensyukuri hasil hari ini dari nomor tunggal putra dan putri yang mampu menyumbang satu perak dan dua perunggu, namun kami akan tetap berjuang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada nomor tersisa yakni ganda campuran serta beregu putra dan putri,” tutur Martuama Saragi, Ketua Umum PP Pesti di arena pertandingan.

Sayangnya, duet Dede Tari Kusrini/Irfandi Hendrawan dan Voni Darlina/Hemat Bakti Anugerah harus tersingkir dari persaingan grup ganda campuran yang berlangsung Rabu (29/8). Tuan rumah pun tak memiliki wakil di babak perempat final yang akan bergulir Kamis (30/8/2018).

“Kami melihat peluang medali tambahan di nomor beregu, baik putra maupun putri yang akan digelar Jumat dan Sabtu ini,” tutur Hendri Susilo Pramono, tim manager soft tenis Indonesia.

 


wwwwww