Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Rupiah Anjlok, Fahri Hamzah: Tim Ekonomi Jokowi Gagal, Jokowi Enggak Bisa Ditolong Lagi

Rupiah Anjlok, Fahri Hamzah: Tim Ekonomi Jokowi Gagal, Jokowi Enggak Bisa Ditolong Lagi
Selasa, 04 September 2018 04:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah menganggap pemerintah tidak serius dalam menangani anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Saya kita, salah satu masalahnya adalah ketidakpastian hukum dan kepemimpinan pak Jokowi," sebut Fahri Hamzah saat bincang-bincang dengan awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Secara sederhana, Fahri pun menyebut sebanyak apa pun menteri yang dirombak, tidak akan mampu mendongkrak posisi rupiah. "Udah enggak (pengaruh). Ini orang sudah menyasar Pak Jokowi. Ini ekonomi sudah menyasar Pak Jokowi, enggak nyasar tim. Menyasar ke Pak Jokowi! Karena Pak Jokowi ini sumber ketidakpastian. Kepemimpinannya tidak memberi kepastian ke mana-mana," sambungnya.

Politikus PKS ini pun menilai Jokowi tidak dapat mengatur jajaran menterinya. Bahkan, dia berpendapat menteri ekonomi Jokowi terlihat bergerak tanpa koordinasi.

"Melemahnya rupiah ini penilaian pasar terhadap Pak Jokowi, bukan tim ekonomi. Tim ekonomi sudah beres, dianggap ini sudah selesai. Udah enggak bisa lagi," ujarnya sambil menambahkan, nilai tukar rupiah pada pagi ini, berada di posisi Rp 14.735 per dolar AS. Posisi ini melemah dari akhir pekan lalu dengan Rp 14.725 per dolar AS.

Kalaupun tetap diadakan perombakan kabinet, Fahri menilai hal itu sudah terlambat dan sia-sia belaka. Ia menjelaskan, kondisi rupiah saat ini takkan selesai begitu saja dengan perombakan tim ekonomi pemerintahan.

"Sudah tidak ada waktu ya (perombakan tim ekonomi). Satu-satunya ancaman paling berat Pak Jokowi adalah ekonomi. Kalau rupiah ini amblas, amblas Pak Jokowi," kata Fahri.

Selain itu, Anggota DPR dari Dapil NTB itu menganggap gelaran pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia pada Oktober mendatang tidak akan membantu banyak terhadap perbaikan kondisi ekonomi Indonesia, selama kepemimpinan Jokowi tidak diperbaiki.

"Sekali lagi ini kelemahannya sudah kena ke Pak jokowi. Hampir sulit ditolong," pungkas Fahri Hamzah.***

wwwwww