Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Riau

Jony Boyok, Penghina Ustaz Abdul Somad di Medsos Akui Kesalahannya di Mapolda Riau

Jony Boyok, Penghina Ustaz Abdul Somad di Medsos Akui Kesalahannya di Mapolda Riau
Pemilik akun Joni Boyok saat di markas FPI Kota Pekanbaru. (istimewa)
Rabu, 05 September 2018 19:56 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pemilik akun Facebook Jony Boyok, yang menghina Ustaz Abdul Somad akhirnya diantar FPI Pekanbaru ke Mapolda Riau, dan diterima oleh unit kriminal khusus (Krimsus).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Rabu malam, (5/9/2018) mengatakan, pelaku sudah diserahkan FPI ke Krimsus.

Di Mapolda Riau, Jony Boyok diterima oleh petugas dan diterima unit Kriminal Khusus (Krimsus). Penjelasan Sunarto kemudian, pelaku bersikap kooperatif dan mengakui semua kesalahannya karena tengah kalut dengan permasalahan rumah tangga.

"Pelaku datang ke FPI, lalu diantar ke Krimsus. Disini, pelaku bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya. Alasan dia melakukan itu karena sedang kalut oleh masalah rumah tangga," terang Sunarto.

Sementara itu, terkait pasal apa yang dikenakan kepada pelaku sebagai ganjaran atas perbuatannya, Sunarto menjelaskan harus ada pihak yang melaporkan terlebih dahulu. Menunggu hal itu, pelaku belum dapat ditetapkan sebagai tersangka dan masih hanya diamankan. "Harus ada pelapornya dulu," ujar Sunarto.

Jony Boyok sebelumnya dianggap telah membuat resah masyarakat Riau, akibat postingan status Facebooknya yang menyebutkan Ustaz Abdul Somad sebagai keturunan Dajjal, sehingga melukai hati umat muslim. FPI Pekanbaru kemudian tidak tinggal diam dan menggelandang Jony Boyok ke Markas FPI untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Tidak ingin bersikap anarkis, FPI kemudian membawa Jony Boyok kepada kepolisian, agar dapat diproses secara hukum yang berlaku. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww