Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Krisis Ekonomi Bikin Orang Kian Nekat, Dua Anggota Polisi Pun Dijambret di Matraman

Krisis Ekonomi Bikin Orang Kian Nekat, Dua Anggota Polisi Pun Dijambret di Matraman
Ilustrasi.
Rabu, 05 September 2018 19:28 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Krisis ekonomi yang sedang melanda negeri ini, membuat orang semakin nekat melakukan tindakan kriminal.

Demi uang, bahkan ada yang nekat menjambret aparat. Seperti yang terjadi di Matraman, Jakarta Timur. Dimana dua orang Polisi menjadi korbannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ida Ketut mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus penjambretan yang dialami dua anggota kepolisian di Matraman, Selasa (4/9/2018).

"Masih dilakukan penyelidikan dan mencari keterangan dari saksi maupun korban," katanya saat dihubungi, Rabu (5/9/2018).

Diketahui, dua anggota Polri menjadi korban pejambretan di Jalan Matraman, Jakarta Timur pada Selasa (4/9/2018) kemarin.

Dua anggota polri itu adalah Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taluk Blitar, Iptu Supriadi dan Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Kediri, Iptu Toni Robi.

Kedua anggota ini jadi korban jambret saat naik bajaj di lokasi. Keedatangan mereka ke Jakarta guna bertugas di Jakarta.

"Saya main handphone di dalam bajaj. Dipepet motor, langsung yang belakang ambil handphone. Posisi sama-sama jalan," ujar Iptu Toni saat dikonfirmasi, Rabu (5/9).

Keduanya mengaku sudah melaporkan hal itu ke Polsek Matraman. Saat kejadian dia mengatakan ingin menuju ke kawasan Senen dari Kampung Melayu. Namun, saat melintas di kawasan terjadinya pejambretan.

"Pelaku diduga berjumlah dua orang," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww