Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
23 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Riau

Walau Tarifnya Hanya Rp120 Ribu, Ternyata Pemilik 'Pijit Plus-plus' Telukkuantan Mampu Sewa Ruko Rp24 Juta Per Tahun

Walau Tarifnya Hanya Rp120 Ribu, Ternyata Pemilik Pijit Plus-plus Telukkuantan Mampu Sewa Ruko Rp24 Juta Per Tahun
Para pekerja panti pijit plus-plus tertunduk lesu saat diamankan di Mapolsek Kuantan Tengah, Rabu (5/9/2018).
Rabu, 05 September 2018 22:57 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Yn (40) pemilik panti 'pijit plus-plus' di Telukkuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengaku tidak terlalu ramai pelanggannya.

"Kadang ada, kadang tak ada. Kadang satu hari ada satu, dua. Ya begitulah, Bang. Namanya juga rezeki," ujar Yn kepada GoRiau.com, Rabu (5/9/2018) di Mapolsek Kuantan Tengah.

Yn bersama tiga orang karyawannya terjaring razia penyakit masyarakat yang dilakukan Polsek Kuantan Tengah. Ia tak mengelak panti pijit yang dikelolanya berkedok salon kecantikan.

Berbicara tentang tarif, Yn menyatakan pelanggan yang datang dikenakan biaya sebesar Rp120 ribu. Namun, ia enggan menyampaikan berapa pendapatannya satu bulan.

"Tak menentu, Bang," jawabnya singkat.

Kendati demikian, Yn menyatakan sewa ruko dua lantai di Desa Beringin Taluk senilai Rp24 juta per tahun. "Bayarnya pun bisa nyicil," katanya.

"Sudah setahun saya buka. Tidak ada beking," tambah Yn saat ditanya apakah ada orang yang beking usaha ilegalnya itu.

Bersama Yn, polisi mengamankan tujuh pekerja panti pijit plus-plus dari tiga lokasi berbeda. Menurut Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Jasmadi, cewek-cewek tersebut diamankan guna mendapat pembinaan.

"Kita berharap, mereka tak beroperasi lagi. Sebab, Kuansing ini sangat kental nilai-nilai religius," ujar Jasmadi. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww