Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Riau

Defisit, Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Inhil Terancam Dirumahkan

Defisit, Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Inhil Terancam Dirumahkan
Jum'at, 07 September 2018 12:48 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Dampak dari defisit sebesar Rp307 miliar membuat ribuan tenaga honorer Pemkab Inhil terancam dirumahkan. Dirumahkannya tenaga honorer merupakan jalan terakhir yang akan diambil oleh Pemkab Inhil.

Seperti yang dialami Dinas Peradagangan dan Perindustrian Inhil yang juga mengalami dampak dari defisit, dimana harus memangkas Rp3,5 miliar dari semua kegiatan di dinas tersebut.

"Semua kegiatan sudah kita cancel, termasuk pembanguan dua pasar. Itu pun baru dapat Rp1,6 miliar. Jadi kita masih memikirkan sekitar Rp1,9 miliar," jelas Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil, Azwar saat berbincang dengan GoRiau.com, Jumat (7/9/2018).

Dikatakan Azwar, merumahkan tenaga honorer di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil merupakan cara terakhir yang akan diambil.

"Iya kita lagi pusing memikirkan mana lagi yang mau dipangkas. Sementara semua kegiatan sudah kita batalkan. Jadi merumahkan tenaga honorer itu jalan terakhir," lanjutnya.

Merumahkan tenaga honorer dikatakannya hanya akan berlangsung selama tiga bulan pada tahun ini.

"Kira-kita di dinas kita ada sekitar 100 orang tenaga honorer diluar K2. Namun sekali lagi ini adalah langkah terakhir," tukas Azwar. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww