Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Badminton

Kapal Mati Mesin, Dua Nelayan Terkatung-katung di Laut Berhasil Diselamatkan Tim SAR Mentawai

Kapal Mati Mesin, Dua Nelayan Terkatung-katung di Laut Berhasil Diselamatkan Tim SAR Mentawai
Tim SAR Mentawai melakukan evakuasi kapal nelayan yang mati mesin di tengah laut.
Minggu, 09 September 2018 18:49 WIB
MENTAWAI - Kapal Nelayan KM Nankandung 03, sejenis kapal tondo, yang mengalami mati mesin saat pergi memancing ikan di perairan laut Tuapeijat, Barat Laut Pulau Sipora, berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan, Minggu (9/9/2018).

Kepala Kantor SAR Kelas B Mentawai Akmal mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari salah satu rekan media, bahwa ada kapal yang mengalami mati mesin. Kapal tersebut diawaki dua orang nelayan yaitu, Kecil (40) dan Khairul Asmi (35).

"Pada tanggal 9 September sekira pukul 14:00 Wib diterima info dari pak Harianto Sihombing (wartawan) bahwa telah terjadi kecelakaan kapal nelayan mati mesin di Pulau Sipora, diperkirakan dari dermaga Tuapejat radial 260° dengan jarak 10 Nautikal Mil (NM) pada koordinat 02°03'30''S - 099°26'00" E," katanya melalui chatingan WhatsApp.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian yang menimpa dua orang nelayan tersebut, dimana korban pergi melaut pada Minggu dinihari, sekira pukul 05:00 Wib. Usai memancing dan ketika hendak menghidupkan mesin kembali, ternyata tak mau menyala lagi. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada salah satu wartawan melalui telpon seluler.

"Begitu kita mendapatkan informasi, kemudian kita melakukan aksi pada pukul 14:28 Wib, menggunakan Rib 01 untuk melakukan pencarian bersama Tim SAR gabungan," paparnya.

Sekitar pukul 15:50 wib korban ditemukan dalam kondisi selamat dan kapal nelayan tersebut akhirnya ditarik ke Pelabuhan Tuapejat dan korban diserahkan ke pihak keluarga, kemudian operasi SAR ditutup.

"Korban ditemukan di radial 260°, jarak 8 NM pada koordinat 02°03'10" S - 099°26'05" E, dalam kondisiselamat, " katanya.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mentawai, Lanal Mentawai, Kodim 0319 Mentawai, Pol Air Polres Mentawai, BPBD Mentawai dan masyarakat. (ss)

wwwwww