Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
7 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
12 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Riau

Masyarakat Luar Disarankan tak Asal Daftar CPNS di Kepulauan Meranti

Masyarakat Luar Disarankan tak Asal Daftar CPNS di Kepulauan Meranti
Kabag Humas dan Protokol Setdakab Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH
Senin, 10 September 2018 17:38 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Masyarakat luar disarankan tak asal daftar CPNS dengan pilihan daerah Kepulauan Meranti. Dikhawatirkan, kondisi alam di Kepulauan Meranti berdampak pada kinerja yang lulus tes CPNS.

Sarankan itu disampaikan langsung Kabag Humas dan Protokol Setdakab Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH, Senin (10/9/2018).

"Kepada masyarakat luar jangan asal daftar CPNS di Meranti," kata Hery.

Hery Saputra bukan melarang. Namun ia berharap para pelamar harus lebih dahulu meninjau untuk melihat kondisi geogratif kabupaten termuda di Riau ini.

Kondisi berpulau dan masih ada akses yang sulit dijangkau dikhawatirkan akan berdampak pada tidak maksimalnya kinerja CPNS. Terlebih bagi mereka yang biasa hidup di kota dengan berbagai kemudahan.

"Tinjau dulu wilayah Meranti ini seperti apa. Kita tak ingin setelah mereka lulus merasa tak nyaman. Lalu mengurus pindah," tambah Hery lagi.

Diakui Sekretaris BKD Kepulauan Meranti Bakharuddin, untuk PNS angkatan 2014, sudah banyak yang pindah dan sedang mengajukan pindah. Padahal, telah dibuat perjanjian harus menyetor Rp100 juta ke kas daerah jika mengajukan pindah dalam masa perjanjian kerja dengan Pemkab Kepulauan Meranti.

"Banyak yang pindah," aku Bakharuddin.

PNS itu pindah dari Kota Sagu tujuan sejumlah kabupaten kota di Riau dengan berbagai alasan. Mereka rela mengeluarkan uang denda Rp100 juta demi bisa keluar dari Kepulauan Meranti. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww