Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1/2018

Djanur Minta Maaf Persebaya Dipermalukan

Djanur Minta Maaf Persebaya Dipermalukan
Kamis, 13 September 2018 08:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Klub Persebaya Surabaya harus menanggung malu di kandang sendiri. Bermain di Stadion GBT, Surabaya, dalam lanjutan LIGA 1 2018, Selasa (11/9/2018) kemarin malam, Persebaya kalah dari PS Tira.

Padahal harapan Bajul Ijo untuk mendulang poin penuh begitu tinggi. Hal ini seiring hadirnya pelatih baru, Djadjang Nurdjaman alias Djanur. Tapi apa mau dikata, Persebaya malah kalah 0-2 dari PS Tira.

Serangan demi serangan yang dibangun Persebaya tidak mempan untuk membongkar pertahanan PS Tira. Sebaliknya aksi dua pemain asing, Aleksandar Rakic dan Dzmitry Rekish, mampu membuahkan gol buat PS Tira.

Kekalahan ini membuat Djanur merasa perlu meminta maaf kepada semua pencinta Persebaya. Menurutnya hasil yang didapat begitu mengecewakan.

"Saya pribadi minta maaf. Tapi kami tidak patah semangat. Kami bertekad untuk memperbaiki penampilan di pertandingan berikutnya," kata Djanur.

Lebih lanjut Djanur menuturkan jika PS Tira menerapkan pertahanan gerendel yang teramat rapat. Persebaya pun sempat melakukan kontra strategi dengan memainkan tiga penyerang sekaligus. 

Namun semua berakhir sia-sia. PS Tira malah membabi-buta dengan mencetak gol tambahan. Puluhan ribu bonek akhirnya harus menerima fakta tim kesayangannya kalah.

"PS Tira bermain disiplin dan rapat. Serangan balik mereka juga sangat baik," ujar Djanur.

wwwwww