Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Bek Pelapis Jadi Andalan Persebaya Lawan Arema

Bek Pelapis Jadi Andalan Persebaya Lawan Arema
Jum'at, 05 Oktober 2018 22:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Klub Persebaya Surabaya kehilangan tiga bek sekaligus saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 6 Oktober 2018. Mereka yang absen pada laga pekan ke-24 Liga 1 2018 adalah Otavio Dutra, O.K John, dan Fandry Imbiri.

Dutra dan O.K John masih berkutat dengan cedera yang dialami. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman enggan berjudi dengan memaksa keduanya untuk tetap dimainkan.

"Saya pesmistis Dutra dan O.K John bisa bermain pada pekan ini. Kondisi keduanya masih belum meyakinkan untuk bermain," ujar Djadjang.

Sedangkan Fandry absen karena menjalani akumulasi kartu merah. Dia diusir wasit pada pertandingan melawan Mitra Kukar di pekan sebelumnya.

Djanur--sapaan akrab Djadjang--cuma tinggal punya pilihan Andri Muladi dan Mochammas Syaifuddin. Dia sudah berusaha memulangan Rachmat Irianto dari Timnas Indonesia U-19, tapi peluangnya kecil.

"Memang sekarang yang tinggal hanya Andri dan Syafuddin. Kami akan persiapkan mereka secara maksimal untuk mengisi posisi bek tengah," kata Djanur. ***

wwwwww