Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
9 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Mahyudin: Indonesia Butuh Pejuang Ekonomi, Saatnya Generasi Muda Bangkit

Mahyudin: Indonesia Butuh Pejuang Ekonomi, Saatnya Generasi Muda Bangkit
Selasa, 09 Oktober 2018 15:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Di dunia ini banyak sekali orang-orang yang awalnya tidak terkenal kemudian menjadi hebat dan menjadi seorang tokoh dunia yang hebat seperti mendiang Steve Jobs seorang pebisnis dan penemu ulung pendiri teknologi Apple dan CEO Apple Inc.

Apple Inc. Adalah sebuah perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasarnya senilai US$ 800 Milyar bahkan tembus US$ 1 Triliun. Hanya satu orang mampu menjadi tokoh bisnis yang luar biasa.

Namun, sayangnya Steve Jobs bukanlah warga Indonesia dan bukan pebisnis Indonesia dan bukan pejuang ekonomi Indonesia. Indonesia belum sampai memiliki pejuang ekonomi yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar itu. Inilah saatnya generasi muda Indonesia bangkit dan mampu menjadi salah satu pejuang ekonomi besar seperti Steve Jobs.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua MPR RI di hadapan ratusan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Tanah Grogot, Paser, Kalimantan Timur, Selasa (9/10/2018).

"Bayangkan kalau kita punya pengusaha seperti itu. Tapi, alhamdulillah Indonesia sudah memulai dengan munculnya perusahaan Gojek dengan nilai kapitalisasi pasarnya senilai US$ 1 Milyar. Selain Gojek ada Tokopedia yang nilai kapitalisasinya juga besar," katanya.

Mahyudin berharap, seluruh elemen rakyat Indonesia terutama generasi muda harus menyadari hal tersebut bahwa negara-negara maju di dunia berlomba-lomba melahirkan pebisnis-pebisnis atau pejuang-pejuang ekonomi tangguh. Sedangkan di Indonesia malah sibuk apalagi memasuki tahun politik dengan saling mencibir, menyebarkan berita hoax, perang hastag dan saling serang fitnah hanya karena beda pilihan.

"Sekarang sudahlah, kita buang kebiasaan-kebiasaan negatif tersebut. Mulailah berpikir bersama-sama untuk bagaimana caranya melahirkan pejuang-pejuang ekonomi Indonesia yang hebat bahkan mengalahkan Steve Jobs. Inilah peran generasi muda bangsa yang merupakan harapan bangsa ke depan. Belajar yang rajin dan jangan ikut-ikutan perang kebencian karena beda pilihan," ujarnya. ***

wwwwww