Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Tertimpa Besi saat Bekerja, Buruh Harian PT RSUP Pulau Burung Belum Sadarkan Diri

Tertimpa Besi saat Bekerja, Buruh Harian PT RSUP Pulau Burung Belum Sadarkan Diri
Tempat tempurung yang menghantam korban.
Kamis, 11 Oktober 2018 13:08 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
TEMBILAHAN - Buruh Harian PT RSUP Pulau Burung, Inhil, Riau Sugiman mengalami koma pasca keranjang tempurung yang terbuat dari besi menghantam dirinya, Selasa (9/10/2018).

Kecelakaan kerja tersebut berawal saat korban tengah bekerja di lokasi Pengolahan Tempurung Deprtemen ATP ( arang dan tempurung).

Ahmad Zaini, karyawan yang juga saksi saat kejadian kepada kepolisian menceritakan sekitar pukul 15.30 WIB, korban bersama-sama dengannya diatas bekerja memasukan tempurung dari tempat penampungan.

Kemudian tempurung tersebut di masukan kedalam keranjang tempurung oleh korban. 

Selanjutnya korban mengambil tali seling yang digunakan untuk menarik keranjang tempurung hingga naik keatas kemudian dimasukan kedalam dapur arang, saat itu posisi korban masih berada di bawah.

Setelah keranjang tempurung naik ke atas, taki seling penarik keranjang tiba-tiba outus dan jeranjang tempurung jatuh mengenai kepala korban.

Mendengar suara benturan yang keras, saksi pin bergegas melihat ke lokasi dan melihat  korban sudah dalam kondisi tersungkur tidak sadarkan diri.

"Sampai saat ini korban masih di Rawat di RS Otorita Batam, jelas Kasubbag Humas Polres Inhil, AKP Syafri Joni kepada wartawan," Kamis (11/10/2018).

Dijelaskan Kasubbag Humas, berdasarkan keterangan pihak medis, koma yang di alami korban besar kemungkinan diakibatkan hanyaman yang terbuat dari besi sehingga berfotensi terjadinya pendarahan jaringan otak pada kepala korban.

"Sampai saat ini pihak perusahaan RSUP Pulau Burung belum ada melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak kepolisian," tegasnya. ***

wwwwww