Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Gandeng Ormas Islam, MUI Tak Ingin Dampak Pembakaran Bendera Garut Berimbas ke Jakarta

Gandeng Ormas Islam, MUI Tak Ingin Dampak Pembakaran Bendera Garut Berimbas ke Jakarta
Silaturahmi MUI dengan Ormas Islam se-Jakarta. (GoNews.co)
Rabu, 24 Oktober 2018 21:11 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta KH Munahar Muchtar berharap agar insiden pembakaran bendera tauhid di Garut tak berimbas ke Jakarta. Salah satu caranya adalah dengan menggandeng ormas-ormas Islam di ibu kota agar tak ada satupun yang terpancing.

Pihaknya pun langsung mengadan ikrar bersama sekaligus penandatanganan Deklarasi Damai dengan semua lapisan kelompok Islam.

Acara ini dihadiri Perwakilan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya termasuk semua ormas Islam seperti FPI, Muhammadiyah, dan NU.

"Kami harap agar Jakarta ini kondusif , tenang, jangan sampai dimasuki orang yang bertanggungjawab. Oleh karena itu, kondisi yang aman seperti sekarang ini , terus selamanya. Salah satunya kerjasama antara ulama dan umara," kata Munahar saat acara deklarasi di kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2018).

Ia menilai, demo yang rencana akan dilakukan sejumlah kalangan sama sekali tak dilarang. "Namun jangan sampai merusak dan berbuat tak kondusif," paparnya.

"Tapi ya sudah lah, ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian kemudian juga dari MUI menyatakan sikap. Jadi Jakarta harus kondusif, meski tersinggung, tapi kita serahkan kepada aparat penegak hukum," tutur Munahar.

Munahar melanjutkan, Ormas, Polri , TNI dan Pemprov di Jakarta harus bersatu dan tak ada yang mengeluarkan pernyataan yang cenderunya menyudutkan.

"Pernyataan oleh MUI pusat hingga semua ormas siap mendukung. Kami serahkan kepada penyidik Kepolisian agar kasus ini diselesaikan secara prefesional sehingga warga juga jangan terprovokasi," papar Munahar. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww