Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis Perancis Open 2018

Kevin-Marcus Dipaksa Main Tiga Game

Kevin-Marcus Dipaksa Main Tiga Game
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon.
Rabu, 24 Oktober 2018 21:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PARIS - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon mesti melewati laga pertama di French Open 2018 dengan tiga game melawan Mark Lamfuss-Marvin Emil Seidel (Jerman). Pertandingan dimenangkan Kevin-Marcus dengan skor 18-21, 21-12, 21-14.

Kevin-Marcus memang belum tampil maksimal di awal game pertama, mereka terbawa irama permainan lawan dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Kevin-Marcus juga masih beradaptasi dengan perbedaan kondisi lapangan dan shuttlecock yang digunakan di turnamen ini dengan di Denmark Open 2018.

"Lawan bermain bagus hari ini, pertahanan mereka rapat. Sedangkan kami masih harus beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang berbeda dari di turnamen sebelumnya," sebut Marcus setelah pertandingan.

Kevin/Marcus menolak disebut kondisi stamina mereka menurun pasca menjuarai Denmark Open 2018 pada pekan lalu.

"Tidak ada masalah soal itu, seperti latihan kan juga setiap hari, cuma masalah adaptasi lapangan dan shuttlecock saja," jawab Marcus.

"Memang karena perbedaan lapangan dan shuttlecock yang paling mencolok. Waktu di Denmark, shuttlecock nya kencang, di sini agak lambat, jadi lawan berani main bertahan dan lebih siap pertahanannya. Di awal-awal kami juga belum siap untuk maksa," jelas Kevin. ***

wwwwww