Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Waduh, Mutu Pendidikan Meranti Jauh Menurun

Waduh, Mutu Pendidikan Meranti Jauh Menurun
Rabu, 24 Oktober 2018 21:55 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau terus mengalami penurunan dan paling jauh menurun dibandingkan kabupaten dan kota se-Riau. Hal itu terungkap pada Forum Group Discussion (FGD) Mutu Pendidikan Provinsi Riau di Hotel Mutiara Pekanbaru, Rabu (24/10/2018).

"Kami ingin mutu pendidikan terus meningkat. Karena beberapa tahun terakhir ada beberapa kabupaten yang jauh menurun hasil UN SMA nya, diantaranya Kabupaten Kepulauan Meranti," ucap Ketua Dewan Pendidikan Riau, Zulkarnaen Noerdin.

Dewan Pendidikan Provinsi Riau sebagai lembaga mandiri dibentuk untuk berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan di Riau. Untuk itu lah, Dewan Pendidikan Riau menurunkan sejumlah anggotanya hingga ke pelosok desa yang tersebar di kabupaten dan kota se-Riau untuk menghimpun data dan melihat kondisi riil pendidikan di daerah.

"Dalam rangka itulah, kami menerjunkan anggota dewan pendidikan provinsi ke sekolah-sekolah untuk mendapatkan data yang lengkap, supaya pemetaan mutu pendidikan dapat terungkap valid dan tidak mereka-reka," jelasnya.

Setelah mendapatkan data-data yang valid, lanjut Zulkarnaen, pihaknya langsung mengadakan FGD bersama dinas pendidikan, dewan pendidikan, ketua dan sekolah MKKKS SMA dan SMK, Koorwas sekolah, Ketua PGRI, dan manajer CSR se-Riau.

"Untuk meningkatkan mutu pendidikan, kita semua harus bersinergi, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga perusahaan," ujarnya.

Melalui FGD itu juga, Zulkarnaen mengungkapkan kegelisahannya karena beberapa tahun terakhir masih saja ada penurunan hasil UN SMA di beberapa daerah. ***

Kategori:Umum, Riau, Badminton
wwwwww