Mufidah Kalla Apresiasi Stand Bengkalis
![]() |
Penulis: Ismail
Pameran yang diikuti sekitar 400 peserta dari Dekranasda Kabupaten maupun Provinsi se Indonesia tersebut dilaksanakan selama 5 hari dengan mengangkat tema “From Natural Resources To Creative Product For Lifestyle''. Stand Kabupaten Bengkalis yang berada di booth nomor 23 dan 24 tersebut tampil dengan design stand melayu dengan menampilkan Tanjak sebagai salah satu produk unggulan.
Saat melalukan peninjauan stand pameran, Ketua Umum Dekranas Hj Mufidah Jusuf Kalla disambut langsung Pelaksana Tugas Kepala DPMPSP Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad, saat meninjau langsung stand Kabupaten Bengkalis. Basuki menjelaskan produk dan makanan khas yang ditampilkan Stand Bengkalis dan diapresiasi langsung oleh Mufidah Jusuf Kalla.
Istri Wakil Presiden Republik Indonesia tersebut mengatakan dengan keikutsertaan Kabupaten Bengkalis pada pameran Crafina diharapkan dapat semakin mengasah ketrampilan dan pengetahuan pengrajin dan pelaku usaha dengan mengandalkan budaya tradisional yang dicirikan oleh produk inovatif.
“Selamat mengikuti pameran Crafina, semoga kegiatan bertaraf nasional ini bermanfaat bagi Kabupaten Bengkalis yang memiliki produk kerajinan yang tak k3ssalah bagus dengan daerah lain. Jadikan pameran ini sebagai ajang study banding dengan daerah lain untuk bertukar pengalaman, pengetahuan maupun wawasan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para pengrajin,” ucap Mufidah seraya berswafoto dengan petugas pramustand Bengkalis.
Pada pameran tersebut, Bengkalis hadir dengan nuansa design stand melayu yang menampilkan tanjak sebagai ciri khas.
Pameran yang berlangsung dari tanggal 10 sampai dengan 14 Oktober 2018 tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari Dekranasda Kabupaten maupun Provinsi se Indonesia. Stand Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu stand favorit pengunjung yang ingin mengetahui apa saja yang ditampilkan stand Kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan tersebut.
Salah satu yang menjadi penarik minat pengunjung adalah kerajinan tanjak yang langsung menjadi primadona. Tidak hanya pengunjung domestik tetapi pengunjung dari mancanegara juga tertarik dengan keunikan tanjak yang dipakai petugas pramustand Bengkalis.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad bersama Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Bengkalis Alfakhrurazy tampak antusias ikut memberikan informasi kepada pengunjung terkait produk yang ditampilkan.
“Nampaknya tanjak menjadi yang paling diminati pada pameran kali ini. Dan ini menjadi salah satu motivasi kepada pengrajin yang juga ikut sebagai petugas pramustand, untuk lebih meningkatkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat bersaing ditingkat nasional,” kata Basuki.
Hal senada juga dikatakan Sekretaris Dekranasda Kabupaten Bengkalis, Alfakhrurazy, bahwa Dekranasda Kabupaten Bengkalis terus melakukan inovasi dan kreasi dalam meningkatkan daya saing kerajinan tangan khas Bengakalis seperti tanjak dan tenun lejo.***













