Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Berlangsung 3 Tahun

Kadis Terus Menerus jadikan Sekretarisnya sebagai KPA

Kadis Terus Menerus jadikan Sekretarisnya sebagai KPA
PRAKTISI Hukum Sumut, Ahmad Yani SH
Jum'at, 26 Oktober 2018 20:57 WIB
Penulis: Rijam Kamal
MEDAN-Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasarkan peraturan pemerintah merupakan Pengguna Anggaran (PA) di OPD yang dipimpinnya.

Namun di Kabupaten Batubara ditemukan OPD yang menugaskan Sekretarisnya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Akan tetapi, pendelegasian Sektetaris sebagai KPA terbatas pada pengadaan barang dan jasa.

Sedangkan pos anggaran lainnya seperti gaji tetap dipegang oleh sang Kepala Dinas (Kadis).Kejadian tersebut diduga berlangsung di Dinas Kesehatan Batubara dan telah berlangsung selama lebih kurang 3 tahun anggaran.

Menanggapi hal itu, berbagai elemen masyarakat menilai apa yang dilakukan oknum Kadis Kesehatan Batubara, dr DC terkesan janggal dan patut dipertanyakan.

Hal itu lantas menjadi sorotan berbagai pihak termasuk di antaranya praktisi hukum Sumatera Utara dari Kantor Advokasi Ahmad Yani, SH dan kawan-kawan. "Memang diperbolehkan kadis mendelegasikan pejabatnya sebagai KPA. Namun hanya dalam keadaan tertentu seperti saat kadis berhalangan. Jadi tidak terus menerus seperti yang terjadi di Dinkes Batubara," ujar Yani menjawab GoSumut, Jumat, (26/10/2018).

Yani menduga ada modus tertentu atau bahkan ada itikad tidak baik Kadis Kesehatan yang menjadikan Sekretaris Dinkes Batubara sebagai KPA. "Jangan-jangan ada maksud tersembunyi dibalik pendelegasian penggunaan anggaran yang telah berlangsung selama 3 tahun belakangan", ungkap Yani.

Diminta Mengundurkan Diri

Menurut Yani kalau Kadis Kesehatan tidak bersedia menanggungjawabi anggaran di OPD-nya sebaiknya mengundurkan diri saja dari jabatan.

Sekretaris Dinkes dr Deny Syaputra dikonfirmasi melalui telepon membenarkan sejak 3 tahun terakhir dirinya sebagai KPA di Dinkes Batubara. "Benar saya KPA, tapi hanya pada bagian proyek-proyek saja. Soal anggaran rutin tetap buk Kadis KPA-nya," jawab Deny.

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON, Badminton
wwwwww