Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Antisipasi Cedera, Wasit Diminta Proteksi Pemain

Antisipasi Cedera, Wasit Diminta Proteksi Pemain
Jum'at, 26 Oktober 2018 21:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kerasnya pertandingan Liga 1 2018 membuat tiga pemain mengakhiri musim lebih cepat. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas dalam memimpin pertandingan.

Dalam dua pekan terakhir, terdapat tiga pemain mengalami cedera patah tulang fibula. Mereka adalah Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya), Suhandi (PSMS Medan) dan Dedi Kusnandar (Persib Bandung). Akibat cedera tersebut, ketiganya harus istirahat dalam waktu yang lama.

Cedera Robertino didapatkan kala membela Persebaya melawan Borneo FC pada pekan ke-25 Liga 1, Sabtu (13/10/2018) malam lalu di Stadion Gelora Bung Tomo. Gelandang Argentina itu mendapat tekel keras dari Wahyudi Hamisi saat mencoba untuk masuk ke pertahanan Borneo FC.

Kemudian gelandang PSMS, Suhandi mendapatkan cedera serupa usai ditekel gelandang Mitra Kukar, Bayu Pradana pada pekan ke-27, Selasa (23/10) sore di Stadion Teladan, Medan. Proses operasi pemain kelahiran Bandung itu berjalan lancar, tulang Suhandi yang patah juga sudah dipasang pen.

Terbaru dialami Dedi Kusnandar. Ia mengalami patah tulang fibula kaki kanan saat Persib kalah 0-1 dari PSM Makassar, Rabu (24/10/2018) lalu. Pemain yang akrab disapa Dado itu mengalami cedera serius setelah berbenturan dengan Rizky Pellu pada menit ke-34.

Selain ketiga pemain tersebut yang mengalami cedera patah tulang fibula, kiper Madura United FC, Satria Tama sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengalami tabrakan dengan penyerang Persipura Jayapura, Hilton Moreira pada pertandingan pekan ke-26.

Kondisi mantan kiper timnas U-22 itu memang sempat mengkhawatirkan setelah kepalanya berbenturan dengan lutut Hilton. Namun Satria dapat pulih dengan cepat dan diturunkan Madura United saat kontra Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27, Kamis (25/10) malam.

Beberapa kejadian tersebut tak luput dari perhatian PT LIB. Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigor Shalomboboy meminta wasit untuk lebih tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi dalam pertandingan.

"PT LIB harus memastikan pemain terproteksi di lapangan dan meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas melihat pelanggaran-pelanggaran keras yg terjadi. Intinya wasit harus bisa memberikan proteksi kepada pemain, dan tidak segan untuk memberikan hukuman kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras," ucapnya.

Tigor menambahkan, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI juga diharapkan untuk lebih jeli dalam melihat suatu pelanggaran dan jika perlu memberikan hukuman atas pelanggaran tersebut.

Cedera memang menjadi momok menakutkan bagi para pemain. Robertino, Suhandi dan Dedi Kusnandar harus absen 6-8 bulan untuk pulih dari cedera patah tulang fibula. Cedera yang sama pernah dialami Kim Jeffrey Kurniawan pada musim lalu.

Para pelaku pelanggaran di atas juga tidak mendapatkan hukuman yang setimpal dari wasit. Sementara Komdis PSSI juga belum memberikan respon dan tindakan atas hal tersebut. ***

wwwwww