Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis French Open 2018

Ditundukkan Chen Long, Jonatan Akui Banyak Buat Kesalahan

Ditundukkan Chen Long, Jonatan Akui Banyak Buat Kesalahan
Jonatan Christie
Sabtu, 27 Oktober 2018 19:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARIS - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie masih belum dapat menembus pertahanan Chen Long, pemain rangking lima dunia dari Tiongkok. Jonatan dikalahkan Chen di babak perempat final French Open 2018 setelah berjuang rubber game dengan skor 18-21, 21-12, 16-21.

Di awal game pertama, Jonatan tak bisa langsung in ke pertandingan. Ia tertinggal jauh 4-11 di interval game pertama. Hal ini disebabkan ia masih banyak ragu-ragu sehingga ia melakukan kesalahan sendiri.

"Sebenarnya sudah bisa jalan mainnya, tapi di game pertama saya masih banyak ragu-ragu, banyak mati sendiri. Waktu sudah menyamakan kedudukan 16-16, lawan lebih fokus dan lebih siap dari serangan," komentar Jonatan soal game pertama.

Di game kedua sudah lebih enak, mainnya lebih keluar. Saya tidak memaksakan main menyerang karena itu yang dia tunggu. Namun di game ketiga dia balik lagi bermain seperti game pertama dan saya juga banyak membuat kesalahan sendiri," tambahnya.

"Kalau dari permainan cukup imbang, tapi saya masih terburu-buru, dapat kesempatan langsung menyerang, seharusnya variasikan setengah smash dulu, chop, seperti di game kedua. Saya banyak belajar dari pertandingan ini," sebut Jonatan. ***

wwwwww