Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
19 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis French Open 2018

Greysia-Apriyani: Kami Tidak Bisa Keluar dari Tekanan

Greysia-Apriyani: Kami Tidak Bisa Keluar dari Tekanan
Pasangan ganda putri, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu
Sabtu, 27 Oktober 2018 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARIS - Satu wakil Indonesia harus terhenti di babak semifinal French Open 2018. Pasangan ganda putri Pupus sudah harapan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu untuk mempertahankan gelar yang mereka raih tahun lalu. Keduanya dikalahkan oleh Mayu Matsumoto-Wakana Nagahara (Jepang), dengan skor 10-21, 8-21.

Greysia-Apriyani tak dapat bermain di level terbaik mereka dan justru tampil di bawah tekanan lawan. Banyak pengembalian-pengembalian yang tidak sempurna sehingga memudahkan lawan untuk menyerang.

Pada game kedua, Greysia-Apriyani masih belum dapat mengembangkan permainan mereka dan terus tertinggal jauh.

"Kami banyak tertekan oleh lawan. Kami tidak bisa keluar dari tekanan, kami tidak tampil seratus persen dan memang mereka yang membuat kami tidak bisa mengeluarkan kemampuan kami," kata Greysia usai pertandingan.

"Power mereka kencang, pola main mereka juga beda dengan pasangan Jepang lainnya. Tapi menurut saya menghadapi mereka sama sulitnya dengan pasangan yang lain, yang paling menonjol dari mereka adalah mereka kuat," ujar Apriyani.

"Tentu kami kecewa dengan kekalahan di semifinal lagi, bukan berarti kami menyerah, kami harus evaluasi penampilan kami," tambah Greysia. ***

 
 
 
 
 
 

wwwwww