Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Badminton

Demi Menimba Ilmu, Pelajar SD di Tanjung Lajau Inhil Rela Belajar di Ruangan Tanpa Dinding dan Lantai Berlubang

Demi Menimba Ilmu, Pelajar SD di Tanjung Lajau Inhil Rela Belajar di Ruangan Tanpa Dinding dan Lantai Berlubang
Bukan hanya anak-anak yang semangat belajar tapi orang tua juga semangat mengantar anaknya ke sekolah
Senin, 29 Oktober 2018 11:09 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
TEMBILAHAN - Semangat untuk terus mengenyam pendidikan tidak pernah luntur di dalam diri para pelajar di SDN Pembantu Naungan SDN 003, Dusun Beringin Jaya Desa Tanjung Lajau, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) Inhil, Riau ini. Bagaimana tidak, meskipun kondisi ruangan yang sangat tidak layak, mereka tidak pernah mengeluh untuk tidak bersekolah.

Kondisi ruangan kelas yang tanpa dinding dan lantai yang berlubang ditambah lagi mereka semua harus bergabung dalam satu ruangan menjadi suasana yang mereka rasakan setiap hari. Semua pelajar dari kelas 1 hingga 5 terpaksa berada di satu kelas yang sama mengingat tidak tersedianya ruangan kelas.

Mau tidak mau, setiap hari mereka harus belajar dengan kondisi ruangan kelas yanh tidak layak, karena SDN 003 terlatak jauh dari desa mereka, lebih kurang satu jam menggunakan pompong.

Kepala Dusun Beringin Jaya Ahmad Marzuki menceritakan, selama ini segala usaha dan upaya telah dilakukannya oleh masyarakat untuk mencari bantuan perbaikan sekolah tersebut.

"Kita sudah minta bantuan kemana-mana, bahkan tak pernah kami dapatkan," ujar Ahmad Marzuki.

Camat Kuindra, Syahbudi pun mengakui bahwa saat Musrenbang, telah diusulkan untuk perbaikan ruangan kelas tersebut, namun hingga kini belum kunjung teralisasi.

"Sudah diusulkan melalui Musrenbang. Namun belum terealisasi, semoga cepat terealisasi perbaikan ruang kelas ini," harap Syahbudi. ***

Kategori:Umum, Riau, Badminton
wwwwww