Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Hattrick Matias Conti Antar Borneo Menyodok Peringkat Lima Besar

Hattrick Matias Conti Antar Borneo Menyodok Peringkat Lima Besar
Selasa, 30 Oktober 2018 19:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - Hattrick gol Matias Conti membawa Borneo FC menyodok ke lima besar klasemen sementara LIGA 1 2018 pada Senin, 29 Oktober 2018 sore. Pemain asal Argentina itu membawa Borneo menghentikan ambisi juara bertahan, Bhayangkara FC.

Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC menang dengan skor 3-0. Gol Matias Conti yang baru bergabung di putaran kedua ini masing-masing tercipta pada menit ke-45+4 penalti, 46, dan 57.

Kemenangan yang membuat Pesut Etam sekarang mengoleksi 42 poin dari 28 pertandingan musim ini. Mereka mencatat 12 kali menang, 6 seri, dan 10 kali kalah.

Pertandingan antara Borneo FC menghadapi Bhayangkara FC berlangsung sengit. Bhayangkara sebagai juara bertahan tidak ingin kehilangan kehormatan. Apalagi mereka punya ambisi besar untuk mengejar posisi tiga besar.

Tapi apa daya Bhayangkara FC yang seharusnya kalau menang di laga ini bisa menyodok ke peringkat dua, malah menjadi bulan-bulanan Borneo FC.

Soliditas permainan Borneo tampaknya menjadi kunci kemenangan. Dejan Antonic sebagai pelatih Pesut Etam mampu menerapkan taktik yang tepat untuk meredam kolektivitas Bhayangkara FC. ***

wwwwww