Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Pasca Jatuh, Lion Air Banting Harga Tiket, Jakarta-Singapura Cuma Rp100-150 Ribu

Pasca Jatuh, Lion Air Banting Harga Tiket, Jakarta-Singapura Cuma Rp100-150 Ribu
Rabu, 31 Oktober 2018 09:49 WIB
JAKARTA - Setelah peristiwa nahas yang dialami para penumpang dan kru pesawat Lion Air JT610 Senin pagi, 29 Oktober 2018 kemarin, banyak isu berembus mengenai penurunan harga tiket pesawat Lion Air.

Beberapa warganet sempat mengunggah screen capture dari situs Traveloka, di mana harga tiket pesawat Lion Air menurun pesat.

Seperti dilansir Viva.co.id, yang mencoba menelusurinya dengan membuka situs tersebut dan tertera harga tiket Lion Air sekali jalan dari Jakarta ke Singapura pada 28 November 2018 sebesar Rp150 ribu per pax atau per orang.

Harga tersebut berlaku untuk penerbangan pukul 06:15, 11:15, 13:45, 16:15 dan 17:55 WIB. Sementara untuk pukul 08:20 WIB, Lion Air memberikan harga yang masih terbilang murah yakni Rp240 ribu.

Sedangkan maskapai lainnya memberikan harga normal, seperti Scoot yang menawarkan harga Rp480.500 untuk tiket sekali jalan ke Singapura.

Sementara Jet Star dan AirAsia memberikan harga Rp500 ribuan dan Batik Air Rp600 ribu. Kemudian Malindo memberikan harga mulai dari Rp700-an hingga Rp800-an.

Kami lantas mencoba mengecek harga tiket Lion Air ke Singapura untuk tanggal 31 Desember 2018, di mana biasanya harga tiket pesawat sedang tinggi-tingginya lantaran momen Tahun Baru. Tertera harga tiket Lion Air sekali jalan ke Singapura di tanggal tersebut sebesar Rp1,7 juta.

Harga ini terbilang normal dan masih bersaing dengan harga tiket maskapai lain ke tujuan dan di tanggal yang sama, yaitu Malindo, Batik Air dan Garuda, yang menawarkan harga Rp1.7 juta-an.

Namun, saat membuka situs resmi Lion Air, harga tiket sekali jalan dari Jakarta ke Singapura tanggal 28 November 2018 yang tertera merupakan harga normal, yakni Rp550 ribu untuk tiket promo. Sementara tiket Kelas Ekonomi di harga Rp670 ribu.

Saat dihubungi, Selasa, 30 Oktober 2018, PR Lion Air Group, Ramaditya Handoko menyebut bahwa hingga kini sebenarnya tidak ada penurunan harga tiket Lion Air.

"Sebenarnya enggak terkait karena (harga tiket) yang lain masih normal. Maksudnya ini enggak ada dampak dari (kecelakaan) JT610. Harga yang lain tetap normal,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa harga tiket Lion Air yang murah hanya ada di situs Traveloka. Sementara jika dilihat dari situs resmi Lion Air, harga tiket tidak mengalami penurunan.

"Dari agen yang memang memberikan harga spesial, (dari) Lion Air harga normal," ucap Ramaditya.

Ia lantas menekankan bahwa harga tiket Lion Air hingga saat ini tidak mengalami penurunan. "Enggak (turun harga). Masih stabil karena ini jelang high season juga," tutupnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww