Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Tiga Anaknya Tak Bisa Berjalan, Ratna Bersyukur Pemkab Siak Mau Bantu Meringankan Bebannya

Tiga Anaknya Tak Bisa Berjalan, Ratna Bersyukur Pemkab Siak Mau Bantu Meringankan Bebannya
Bupati Siak, Drs H Syamsuar serahkan bantuan kursi roda kepada kedua anak Ratna yang mengalami kelumpuhan.
Kamis, 01 November 2018 10:18 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Ratna, karyawan koperasi PT IKPP harus mengurus sendiri ketiga anaknya yang tidak bisa berjalan. Pasca ditinggal suaminya 3 tahun silam, dia harus bisa membagi waktu untuk mengurus anak dan bekerja.

Ditemui GoRiau.com usai menerima bantuan kursi roda dari Dinas Sosial Kabupaten Siak, pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Siak 2018, Ratna mengucap syukur atas bantuan Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan.

"Saya bersyukur, Pemkab Siak tanggap dengan kondisi anak saya ini. Hari ini Alvano dan Alvin mendapatkan kursi roda dari Dinas Sosial Siak. Dan sebenarnya masih ada 1 lagi anak saya yang kecil umur 3 tahun, sampai sekarang belum bisa berjalan," kata Ratna, Kamis (1/11/2018).

Diceritakan Ratna, anak pertama dan keduanya sebelumnya tumbuh normal dan juga sekolah di sekolah biasa. Lalu 3 tahun belakangan ini kakinya lemas dan tidak bisa berjalan layaknya seperti semula.

"Karena kondisinya yang terus memburuk, anak saya minder di sekolah. Dan saya putuskan untuk memindahkannya ke sekolah berkebutuhan khusus," kata Ratna.

Sepulangnya sekolah, Ratna membawa anak pertama dan keduanya ini ke tempat dia bekerja. Karena tidak ada kerabat atau keluarga yang bisa menjaga anaknya. Sedangkan anak ketiganya dititipkan di penitipan anak.

Saat ditanya sudah berapa dana yang dihabiskannya untuk pengobatan buah hatony itu, Ratna menyebutkan ia menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

"Sudah beberapa kali di cek, kata dokter anak saya harus dirujuk ke Jakarta. Inilah nanti yang akan memerlukan biaya yang besar, karena mendampingi anak-anak selama pengobatan juga ada kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi," katanya lagi.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Siak, dr Tonny Chandra didampigi Direktur RSUD Siak, dr Beni menyebutkan akan membantu pendampingan proses pengobatan anak-anak Ratna.

"Jadi mereka tetap ikuti prosesnya, datang dulu ke Puskesmas, kemudian dari sana akan dirujuk ke ahlo neuro. Kemajuan kesehatannya terus akan dipantau. Selama pengobatan nanti, orangtuanya akan mendapat biaya pendampingan juga," kata dr Tonny Chandra.

Sebelumnya saat penyerahan bantuan kursi roda kepada kedua anaknya Ratna, Bupati Siak Drs H Syamsuar sempat meneteskan air mata melihat kondisi Alvin dan Alvano yang tidak bisa berjalan diusianya yang beranjak dewasa.

"Saya sudah tegaskan Dinas Kesehatan untuk mengawal proses pengobatan Alvin dan Alvino tadi. Apalagi anak-anak itu sudah tak ada ayah lagi, hanya ibunya seorang yang mengurusi," kata Syamsuar. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww