Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Isu Hoax Penculikan Anak Juga Menyebar di Meranti, Warga Resah

Isu Hoax Penculikan Anak Juga Menyebar di Meranti, Warga Resah
Ilustrasi (int)
Jum'at, 02 November 2018 17:00 WIB
SELATPANJANG - Isu hoaks penculikan anak semakin marak, bahkan isu itu juga sudah menyebar ke warga Kepulauan Meranti, Riau. Isu itu begitu cepat menyebar melalui media sosial.

''Kemarin saya terima info itu melaui pesan Whatsapp jika ada penculikan anak terjadi di Jalan Banglas, depan swalayan. Teman saya dapat informasi dari temanya juga, saya disarankan berhati-hati,'' ujar Aini, warga Jalan Dorak, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Jumat (2/11/2018).

Kekhawatiran Aini beralasan, sebab pagi itu anaknya sedang sekolah di taman kanak-kanak.

Begitu mendapatkan pesan yang berisi informasi penculikan tersebut, ia langsung berangkat ke sekolah anaknya.

Ia khawatir, peristiwa tersebut juga akan menimpa anak kesayangannya itu. "Gempar saat itu, isu penculikan tersebut sempat menjadi perbincangan sesama orangtua di Meranti," ujar Aini. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunpekanbaru.com
Kategori:Olympic, Riau, PON, Badminton
wwwwww