Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Dugaan Korupsi Proyek Drainase Jalan Arengka I, Dirut PT SJK Akhirnya Dieksekusi Kejari Pekanbaru

Dugaan Korupsi Proyek Drainase Jalan Arengka I, Dirut PT SJK Akhirnya Dieksekusi Kejari Pekanbaru
Dirut PT SJK mengenakan rompi orange setelah dieksekusi Kejari Pekanbaru (foto: ganda/goriau.com)
Kamis, 08 November 2018 19:18 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekanbaru, Riau akhirnya mengeksekusi Direktur Utama (Dirut) PT Sabar Jaya Karyatama (SJK), berinisial SJ setelah memenuhi panggilan penyidik yang ketiga kalinya, Kamis (8/11/2018).

SJ sempat dua kali mangkir dari panggilan penyidik setelah terjerat kasus dugaan korupsi pembangunan proyek drainase Jalan Soekarno Hatta (Arengka I) Paket A, tepatnya dari simpang Arengka I-Jalan Riau dan simpang Arengka I-Jalan Tuanku Tambusai (Nangka).

Tiba di Kejari Pekanbaru dengan mengenakan setelan kemeja warna ungu motif kotak-kotak garis putih, SJ langsung menjalani pemeriksaan selama lebih dari tiga jam oleh penyidik Kejari Pekanbaru.

Setelah menjalani pemeriksaan dan juga pengecekan kesehatan, dengan mengenakan rompi oranye, SJ langsung dieksekusi dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Sebelumnya, tersangka ini mangkir dua kali dalam pemanggilan penyidik. Kali ini dia datang untuk pemanggilan yang ketiga, dan langsung ditahan," kata Kasi Intel Kejari Pekanbaru, Ahmad Fuadi kepada GoRiau.com.

Selain SJ, sebelumnya Kejari Pekanbaru juga sudah mengeksekusi empat tersangka lainnya yang terlibat kasus korupsi yang sama, yakni ICS selaku PPK, IS selaku Konsultan Pengawas CV Siak Pratama Enginering Consultan, WS selaku Ketua Pokja dan RAP selaku PPTK.

Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan drainase Jalan Arengka I Paket A ini mencuat setelah pihak BPKP melakukan audit dan menemukan dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2.523.979.195.00. ***

Editor:Barkah Nurdiansyah
Kategori:Badminton, Riau, Beladiri
wwwwww