Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Sebanyak 130 Orang Terjaring Operasi Zebra di Bagansiapiapi

Sebanyak 130 Orang Terjaring Operasi Zebra di Bagansiapiapi
Kanit Laka, Ipda Ruben sedang memeriksa kelengkapan dokumen pengemudi truk
Kamis, 08 November 2018 15:27 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Kepala Satuan (Kasat) Polisi Lalu Lintas Polres Rohil, AKP Jusli menerangkan, operasi Zebra yang digelar sejak pukul 09.00 Wib pagi hingga pukul 17.00 Wib sore yang berlokasi di seputaran kota Bagansiapiapi, telah menjaring sebanyak 130 pengendara dengan berbagai pelanggaran. Yang terbanyak adalah pengendara yang tidak menggunakan helm.

Selain itu, kebanyakan pengendara juga tidak melengkapi dokumen seperti surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK). Operasi Zebra 2018 digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 30 Oktober hingga 12 November 2018.

''Kita akan menggelar razia serupa sejak tanggal 30 Oktober sampai 12 November. Kita mengutamakan razia didaerah yang rawan kecelakaan seperti di Bagan Batu, Ujung Tanjung dan Bagansiapiapi," ujar Jusli kepada GoRiau.com, Kamis (8/11/2018).

Jusli menyebutkan, selama pelaksanaan razia, kepolisian juga dibantu dari unsur Dinas Perhubungan (Dishub) dan DenPom TNI. Karena pengendara yang terjaring bukan hanya dari kalangan sipil, mereka juga ada dari militer.

''Agar pelaksanaan razia berjalan sesuai dengan target, saya harus turun langsung memantau lokasi," katanya.

Dari pantauan, tidak hanya pengendara motor, petugas juga menyetop kendaraan roda empat serta truk yang membawa muatan berlebihan. Bagi pengendara motor yang mengetahui ada razia, mereka terpaksa berhenti dan nongkrong diwarung sampai razia itu selesai. ***

Kategori:Badminton, Riau, PON
wwwwww