Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Tuntut KKPA PT Safari Riau, hingga Hari ke Lima Masyarakat Terantang Manuk Masih Bertahan di Tenda

Tuntut KKPA PT Safari Riau, hingga Hari ke Lima Masyarakat Terantang Manuk Masih Bertahan di Tenda
Aksi demo Tuntut lahan KKPA diserahkan, warga Desa Terantang Manuk menggelar aksi dirikan tenda.
Jum'at, 09 November 2018 12:20 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Aksi masyarakat Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau telah memasuki hari ke lima. Mereka masih bertahan di tenda hingga hari ini.

"Iya, sampai hari ini kami masih bertahan disini," kata Amri dihubungi GoRiau, Jumat (9/11/2018).

Salah satu anggota Koperasi Primer Anggota (KKPA) Desa Terantang Manuk ini mengatakan, sampai saat ini pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Terantang Manuk tidak peduli atas kondisi yang dialami warganya.

"Kades tidak pernah datang melihat kondisi warganya. Semenjak adanya aksi ini, sampai sekarang," ungkapnya.

Sikap Pemdes Terantang Manuk tersebut sangat dikesalkan oleh anggota KKPA lainnya yang hingga kini masih berjuang menuntut hak mereka.

"Desa tak ada merespon, tak ada peduli sama sekali dengan nasik warganya," ucap Amri.

Diberitakan sebelumnya. anggota KKPA Desa Terantang Manuk menggelar aksi unjuk rasa. Tepat di dekat pos pintu masuk perusahaan, mereka mendirikan tenda sejak Senin (5/11/2018) kemarin.

Unjuk rasa dilakukan lantaran PT Safari Riau tidak kunjung menyerahkan kebun pola Kelompok Koperasi Primer Anggota (KKPA) kepada masyarakat.

Meski anggota KKPA telah memegang sertipikat, namun kebun kelapa sawit tersebut hingga kini belum juga diserahkan.

"Kami minta sawit kami diserahkan kepada kami, karena itu hak kami," ucap Tina, salah seorang anggota KKPA Desa Terantang Manuk, Kamis (8/11/2018).

Menurutnya, aksi tersebut sebagai bentuk kekesalan kepada pihak perusahaan yang tidak kunjung menyerahkan kebun kelapa sawit, meski seluruh anggota KKPA telah memegang sertipikat.

"Sudah 10 tahun KKPA ini. Sertifikat sudah ditangan masyarakat, tapi kebun tidak juga diserahkan pada masyarakat. Aksi ini akan kami lakukan sebelum ada titik terang dan jalan KKPA dibuka," tuturnya.

Pantauan GoRiau di lokasi, Tina bersama anggota KKPA Desa Terantang Manuk lainnya turut membawa anggota keluarganya. Anggota KKPA ini juga memasak di tenda yang dijadikan berteduh. Sejak Senin kemarin, mereka menginap di dua tenda terpal warna biru. ***

wwwwww